Mobil China BAW Masuk Indonesia, Pakai Fasilitas Produksi Handal

Jakarta, CNN Indonesia --

Merek mobil asal China, Beijing Automobile Works (BAW), mulai merealisasikan rencana produksi kendaraan di Indonesia.

BAW melalui PT BAW Automobile Trading Indonesia meneken kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor untuk langkah perakitan kendaraan di Tanah Air.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi lokalisasi BAW di Indonesia. Perusahaan menargetkan kendaraan yang diproduksi akan memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 40 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia Tocy Tang mengatakan kerja sama dengan Handal menjadi langkah awal untuk mempercepat proses perakitan kendaraan lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami berkomitmen mendukung kebijakan lokalisasi pemerintah Indonesia dan bekerja secara konsisten untuk mencapai setidaknya 40 persen TKDN melalui produksi lokal, pengembangan rantai pasok, dan kerja sama dengan mitra Indonesia," kata Tocy dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (12/8).

Pada tahap awal, BAW akan terfokus pada perakitan lokal kendaraan listrik berbasis baterai (BEV). Dua segmen yang dibidik adalah MPV dan city car.

BAW menilai kedua segmen tersebut memiliki potensi di pasar Indonesia. MPV menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan keluarga dengan kabin luas, praktis, dan nyaman. Sementara city car ditujukan untuk kebutuhan mobilitas harian di perkotaan yang efisien dan ramah lingkungan.

Untuk mendukung rencana tersebut, kapasitas produksi yang tersedia mencapai sekitar 15 ribu unit per tahun. Kapasitas itu nantinya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus mendukung pengembangan produk BAW berikutnya.

Perakitan lokal juga akan menjadi bagian dari upaya BAW meningkatkan penggunaan komponen lokal. Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan membuat rantai pasokan lebih responsif terhadap kebutuhan pasar.

BAW juga menyatakan kerja sama ini tidak hanya berfokus pada aktivitas perakitan. Perusahaan ingin membangun ekosistem yang mencakup manufaktur, pengadaan lokal, penjualan, hingga layanan purna jual.

"Bersama PT Handal Indonesia Motor dan mitra Indonesia lainnya, kami berupaya memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan industri otomotif nasional," ujar Tocy.

Setelah penandatanganan kerja sama, BAW dan Handal akan melanjutkan sejumlah persiapan, mulai dari aspek teknis, perencanaan produksi, pengembangan pemasok lokal, hingga koordinasi operasional. Kendati demikian, BAW belum mengungkapkan jadwal dimulainya produksi lokal. Hal ini bakal diungkap dalam sebuah kesempatan terpisah.

(ryh/mik)

[Gambas:Video CNN]