Menteri PU: sabo dam di Agam segera dibangun antisipasi banjir bandang susulan (Video)

Lubukbasung (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo mengatakan sabo dam di Sungai Batang Kumayo Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat segera dibangun dalam antisipasi banjir bandang susulan melanda daerah itu.

"Pembangunan sabo dam ini secepatnya dikerjakan di hulu Sungai Batang Kumayo dalam mengantisipasi banjir bandang susulan," kata Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo di Lubuk Basung saat meninjau lokasi banjir bandang di Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat.

Ia mengatakan pembangunan sabo dam dilakukan setelah Balai Teknis Sabo Yogyakarta datang melakukan kunjungan ke sini dan termasuk tes struktur tanah oleh Bio Teknis.

Setelah itu, dilakukan pembuatan disain sabo dam dan apabila sudah ada, maka pembangunan langsung dilakukan.

Untuk sementara waktu, tambahnya aliran sungai diperlancar dari hulu sampai ke muara. Ditambah menaikkan tanggul pada kiri dan kanan sekitar 5-6 meter.

Ini bisa memperkuat kiri dan kanan, sehingga saat curah hujan cukup tinggi, air tidak meluap mengakibatkan rumah warga kebanjiran.

"Kita menyelesaikan masalah utama, agar infrastruktur yang kita bangun tidak sia-sia," katanya.

Ia menambahkan target pembangunan secepatnya selesai dan tidak mau masyarakat selalu mendapatkan musibah ketika curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu.

Berdasarkan informasi masyarakat, Camat Tanjung Raya dan Bupati Agam, lokasi ini merupakan langanan banjir bandang apabila curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu sekitar 2-3 jam, karena ada pembukaan di hulu sungai cukup besar.

Dengan kondisi itu, rumah masyarakat terendam banjir dan mereka mengungsi ke lokasi lebih aman.

Untuk itu, ia datang ke Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam dalam menyelesaikan permasalah ini sesuai arahan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

"Kedatangan saya ke sini merupakan arahan presiden, karena presiden mendengarkan langsung jeritan hati masyarakat Agam, akibat daerah sering kebanjiran," katanya.

Terkait alokasi anggaran untuk pembangunan sabo dam dan normalisasi sungai, Dody menegaskan anggaran ada dan sedang dihitung oleh Kepala Balai Wilayah Sungai.

"Ini merupakan komitmen presiden berapa dana dibutuhkan, akan disiapkan. Kita juga membangun sekolah dan fasilitas lainnya di daerah itu," katanya.

Sementara Bupati Agam Benni Warlis mengatakan aliran Sungai Batang Kumayo tertimbun material banjir bandang pada akhir November 2025.

Akibatnya air dan berbatuan meluap ke rumah warga, sehingga rumah sepanjang aliran sungai rusak, dua warga meninggal dunia dan masyarakat diungsikan.

"Kejadian banjir bandang sudah berulang kali terjadi saat curah hujan cukup tinggi," katanya.