Mensesneg: Presiden minta Nanik S. Deyang bantu kawal BGN - ANTARA News Ambon, Maluku
Jakarta (ANTARA) - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Nanik S. Deyang diminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengawal implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah ia mengundurkan diri sebagai Kepala BGN.
Menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Rabu, Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan bahwa di dalam desain organisasi BGN terdapat keberadaan Dewan Pengawas.
"Oleh karena pengalaman beliau yang sebelum menjabat sebagai Kepala BGN, beliau sempat menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, kemudian tanggal 8 Juni kemarin beliau ditunjuk menjadi Kepala BGN. Tentu saja dengan pengalamannya, Bapak Presiden merasa Ibu Nanik masih bisa untuk memberikan kontribusi yang optimal. Tentu dengan peran yang berbeda oleh pertimbangan masalah kesehatan," kata Mensesneg Prasetyo.
"Beliau masih tetap meminta Ibu Nanik untuk ikut bersama-sama, mengawal, menyukseskan dan terus bersama-sama dengan pimpinan yang baru untuk nanti memperbaiki seluruh pelaksanaan dan tata kelola di Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo menambahkan.
Presiden sendiri akan melantik Kepala BGN yang baru yaitu Sudaryono, yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian. Rencananya pelantikan akan dilakukan ini di Istana Negara, Jakarta pada Rabu sore.
Menurut dia, Sudaryono akan menjabat sebagai Kepala BGN definitif dan tidak akan merangkap jabatan sebagai wakil menteri pertanian.
Sebelumnya, Nanik S Deyang dikonfirmasi telah mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala BGN kepada Presiden Prabowo Subianto. Pengunduran diri dilakukan Nanik karena alasan kesehatan.
Dalam keterangan terpisah di media sosialnya, Nanik S Deyang juga menyampaikan perihal pengunduran dirinya sebagai pimpinan BGN untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk penyakit terkait jantung dan akan berangkat pada Rabu ini.
"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," kata Nanik dalam unggahannya.
Pewarta: Prisca Triferna Violleta/Genta Tenri Mawangi
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.