Menhub Dudy Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Para Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II
Senin, 3 Agustus 2026 - 15:25 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi memastikan, pemerintah akan mengawal pemenuhan seluruh hak korban dan keluarga korban kebakaran KM. Mutiara Sentosa II.
Baca Juga
Selain terus mendukung proses pencarian dan evakuasi, Kementerian Perhubungan memastikan seluruh penumpang dan keluarga memperoleh layanan serta pendampingan yang dibutuhkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Update sementara data evakuasi korban KM. Mutiara Sentosa II yang sudah dievakuasi hingga 3 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB, adalah 234 korban telah dievakuasi dengan kondisi 229 selamat dan 5 orang meninggal dunia.
Baca Juga
"Atas nama pemerintah dan Kementerian Perhubungan, saya kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Kami mendoakan seluruh korban yang masih menjalani perawatan agar segera pulih," kata Menhub Dudy dalam keterangannya, Senin, 3 Agustus 2026.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi
Photo :
- [Istimewa]
Baca Juga
Dia menegaskan, keselamatan dan perlindungan terhadap seluruh penumpang menjadi prioritas utama pemerintah. Karenanya, Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Sumenep, operator kapal, rumah sakit, PT Jasa Raharja, Pelindo, serta seluruh instansi terkait agar proses penanganan korban berlangsung cepat, terpadu, dan menyeluruh.
Menhub Dudy menyatakan, pemerintah juga memastikan setiap penumpang memperoleh penanganan yang layak, mulai dari proses evakuasi, pelayanan kesehatan, pendampingan kepada keluarga, hingga pemenuhan hak-hak sesuai ketentuan yang berlaku.
Kementerian Perhubungan mengawasi agar operator dan pihak terkait memenuhi seluruh kewajibannya kepada penumpang dan korban, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hak-hak tersebut antara lain meliputi penyampaian informasi yang akurat kepada keluarga, pelayanan dan rujukan medis bagi korban yang membutuhkan, kemudahan proses identifikasi korban, fasilitasi penanganan keluarga korban, serta penyelesaian hak atas santunan dan perlindungan asuransi sesuai ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami telah menginstruksikan jajaran Kementerian Perhubungan untuk terus mengawal proses pemenuhan hak-hak korban dan memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal. Jangan sampai ada korban ataupun keluarga yang mengalami kesulitan dalam memperoleh pelayanan maupun hak-haknya," ujar Menhub.
Kementerian Perhubungan menyatakan, proses pendataan identitas korban dan pencocokan manifest, dilakukan secara cermat agar tidak terjadi kekeliruan dalam penyampaian informasi kepada keluarga. Seluruh perkembangan akan disampaikan secara terbuka berdasarkan data yang telah diverifikasi bersama instansi terkait.
Halaman Selanjutnya
Kementerian Perhubungan pun meminta operator kapal bersikap kooperatif dan bertanggung jawab, dalam memberikan dukungan kepada korban dan keluarga selama proses penanganan berlangsung.