Mendikdasmen tinjau langsung lahan Sekolah Nasional Terintegrasi di Jepara - ANTARA News Megapolitan
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meninjau langsung kesiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, yang memiliki luas lahan lebih dari 12 hektare.
Dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Senin, Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan sebelum pembangunan dimulai pihaknya bersama Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait akan melakukan verifikasi dan validasi menyeluruh terhadap usulan lokasi agar memenuhi aspek legalitas lahan, tata ruang, kondisi fisik, aksesibilitas, infrastruktur dasar, hingga kesiapan pengembangannya.
“Kami ingin memastikan setiap lokasi yang dipilih benar-benar siap untuk dikembangkan. SNT harus dibangun di atas perencanaan yang matang, memiliki kepastian hukum, didukung infrastruktur yang memadai, dan mampu menjadi pusat layanan pendidikan yang berkualitas. Karena itu kami meninjau langsung lokasi ini sebagai bagian dari percepatan pembangunan, sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” kata Mendikdasmen.
Lebih lanjut ia menjelaskan hasil verifikasi lapangan yang sebelumnya juga sudah dilaksanakan pada 26–28 Juli 2026 oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Tengah menunjukkan bahwa lokasi yang diusulkan pada prinsipnya layak untuk dikembangkan menjadi SNT.
Lahan yang tersedia, lanjutnya, memiliki luas 12,30 hektare dengan luas efektif pembangunan mencapai 9,95 hektare.
Mendikdasmen mengatakan kondisi topografi yang relatif landai dinilai mendukung proses pembangunan dengan kebutuhan pekerjaan pematangan lahan yang terbatas.
Dari sisi tata ruang, lokasi telah mengantongi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara.
Baca juga: Mendikdasmen: Pemerintah buka penerimaan CPNS guru atasi kekurangan tenaga pengajar
Akses menuju lokasi juga dinilai memadai untuk mendukung mobilisasi pembangunan maupun operasional sekolah pada masa mendatang.
Selain itu ia menambahkan infrastruktur dasar, seperti jaringan listrik, juga telah tersedia di sekitar kawasan, sementara penyediaan air bersih dan penyelesaian dokumen lingkungan akan menjadi bagian dari tahap perencanaan berikutnya.
Melalui proses verifikasi yang cermat dan objektif, pihaknya ingin memastikan pembangunan SNT berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Kehadiran SNT diharapkan menjadi bagian dari penguatan ekosistem pendidikan nasional, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan yang berkualitas, terpadu, dan relevan, dengan kebutuhan masa depan.
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.