Masih Minimnya Alkes di Posyandu dan Antrean Panjang Puskesmas Jadi PR untuk Dinkes Jakarta

AKURAT.CO Pelayanan kesehatan dasar di Jakarta masih menyisakan pekerjaan rumah. DPRD Jakarta menyoroti kelengkapan alat kesehatan di Posyandu hingga panjangnya antrean pasien di Puskesmas.

Dalam rapat paripurna Laporan Hasil Masa Reses ke-3 Masa Persidangan 3 Tahun Sidang 2025-2026, Anggota DPRD Jakarta, Syahroni, mengatakan fasilitas kesehatan dasar perlu diperkuat agar masyarakat mendapat pelayanan yang lebih cepat dan optimal.

Dinas Kesehatan Jakarta perlu menambah dan memperbarui peralatan kesehatan di Posyandu. Kelengkapan alat akan membantu petugas mendeteksi gangguan kesehatan masyarakat sejak dini.

Baca Juga: LRT Velodrome-Manggarai Jangan Sampai Jadi Beban APBD Jakarta

"Pemenuhan alat kesehatan tersebut perlu menjadi perhatian. Terutama bagi Posyandu yang hingga kini belum memiliki peralatan secara lengkap," kata Syahroni, Rabu (26/8/2026).

Berdasarkan aspirasi warga yang dihimpun DPRD selama masa reses, sejumlah Posyandu masih membutuhkan peralatan kesehatan. Syahroni menyebut Kayu Putih, Pela Mampang, dan Kembangan Utara sebagai wilayah yang perlu mendapat perhatian.

"Penyediaan alat kesehatan tambahan tersebut dapat difokuskan di Posyandu yang belum memiliki alat kesehatan lengkap seperti di wilayah Kayu Putih, Pela Mampang, dan Kembangan Utara," ujarnya.

Baca Juga: Rencana Transjakarta Kelola Transportasi ke Kepulauan Seribu Jangan Terburu-buru, Harus Ada Kajian Mendalam

Selain Posyandu, DPRD menyoroti pelayanan di Puskesmas. Penguatan manajemen pelayanan dinilai penting untuk memangkas waktu tunggu dan membuat pasien lebih nyaman.

Antrean panjang menjadi salah satu persoalan yang ditemukan di sejumlah Puskesmas. Masalah itu terutama terjadi pada fasilitas kesehatan dengan jumlah pasien yang tinggi.

Syahroni meminta Dinas Kesehatan memperbaiki pengelolaan layanan agar waktu tunggu pasien dapat ditekan. "Penanganan dapat difokuskan di Puskesmas-Puskesmas yang jumlah pasiennya relatif tinggi," kata dia.