Malaysia jaga koordinasi erat dengan RI atasi dampak karhutla
Malaysia jaga koordinasi erat dengan RI atasi dampak karhutla
Rabu, 16 September 2026 13:18 WIB
Kuasa Usaha Ad Interim di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta Farzamie Sarkawi saat ditemui usai perayaan Hari Malaysia di Jakarta, Selasa malam (15/9/2026). (ANTARA/Nabil Ihsan)
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Malaysia terus menjaga koordinasi erat dengan pemerintah Indonesia dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dampak kabut asapnya sampai ke wilayah Malaysia.
“Menteri lingkungan kami telah mengutus surat kepada menteri lingkungan RI dan telah berhubungan secara verbal dan sebagainya,” kata Kuasa Usaha Ad Interim di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta Farzamie Sarkawi ditemui usai perayaan Hari Malaysia di Jakarta, Selasa malam.
Ia mengungkapkan bahwa Indonesia telah memberi persetujuan kepada pihak Malaysia agar dapat melakukan operasi modifikasi cuaca dalam bentuk penyemaian awan di wilayah perbatasan kedua negara. “Usaha tersebut sudah dimulai di sana,” tambahnya.
Farzamie mengharapkan agar langkah di perbatasan tersebut dapat membantu memadamkan karhutla yang terjadi di Pulau Kalimantan serta meredakan situasi kabut asap yang menerpa hingga wilayah Malaysia.
Adapun mengenai langkah bersama di tingkat ASEAN, KUAI di Kedubes Malaysia itu membenarkan pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Singapura, selain Indonesia, untuk memanfaatkan mekanisme ASEAN terkait karhutla.
Namun demikian, Farzamie mengingatkan bahwa langkah bersama ASEAN hanya dapat dilakukan apabila tercapai konsensus antara seluruh negara anggotanya.
Kabut asap akibat karhutla di Indonesia dilaporkan menerpa hingga wilayah Sabah dan Sarawak di Malaysia, kemudian Singapura, Brunei, hingga ke Filipina, termasuk Ibu Kota Manila.
Pemerintah Malaysia pada 5 September bahkan sempat menyatakan darurat akibat kabut asap untuk seluruh wilayah Serian di negara bagian Sarawak, yang berbatasan dengan Indonesia, meski tak lama kemudian dicabut.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan Indonesia terus berkoordinasi dengan negara tetangga serta memanfaatkan mekanisme ASEAN yang ada untuk menanggulangi dampak karhutla di kawasan Asia Tenggara.
Kerangka ASEAN yang dioptimalkan dalam hal ini adalah Kesepakatan ASEAN tentang Polusi Kabut Asap Lintas Batas (Agreement on Transboundary Haze Pollution) yang ditandatangani pada 2002.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Malaysia jaga koordinasi erat dengan RI atasi dampak karhutla
Pewarta : Nabil Ihsan
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026