Mahasiswa Trenggalek wakili Indonesia lomba esai internasional - ANTARA News Jawa Timur
Trenggalek, Jawa Timur (ANTARA) - Mahasiswa asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur Virginia Viradita Salsabil, terpilih mewakili Indonesia pada kompetisi esai internasional 10th Faperta Fair (Futuristics and Prestige Research, Technology and Art) yang akan digelar di Chiang Mai, Thailand.
Virginia yang saat ini menempuh pendidikan magister di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mengatakan inovasi tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya pendidikan yang lebih inklusif.
"Kami ingin alat ini dapat membantu teman-teman penyandang hambatan pendengaran agar lebih mandiri di lingkungan sekolah. Saat ini masih berupa prototipe dan kami berharap dapat terus dikembangkan," kata Vitginia di Trenggalek, Kamis.
Virginia bersama tiga mahasiswa dari daerah lain mengangkat inovasi Smart Visual Bell System (SVBS), yakni prototipe alat bantu berbasis visual untuk mendukung aktivitas belajar peserta didik penyandang gangguan pendengaran.
Inovasi tersebut dirancang sebagai solusi atas keterbatasan akses informasi berbasis suara di lingkungan sekolah, seperti penanda pergantian jam pelajaran maupun penyampaian instruksi yang selama ini hanya mengandalkan bel dan pengeras suara.
Ia menjelaskan timnya terdiri atas empat mahasiswa dari berbagai daerah, yakni Trenggalek, Lampung, Pacitan, dan Nusa Tenggara Timur.
Keikutsertaan Virginia dalam ajang internasional tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek saat peringatan Hari Anak Nasional.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menilai prestasi tersebut menjadi contoh bahwa inovasi generasi muda dapat berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan inklusif.
"Saya senang ada anak muda Trenggalek yang mampu mengaktualisasikan ilmunya hingga tingkat internasional. Harapannya hasil riset dan gagasan seperti ini dapat menjadi masukan untuk mempercepat pengembangan pendidikan inklusif di Trenggalek," katanya.
Arifin juga mendorong Virginia dan timnya mengikuti Festival Gagasan Kabupaten Trenggalek apabila inovasi tersebut telah selesai dikembangkan, sehingga dapat memperoleh dukungan untuk implementasi lebih lanjut di masyarakat.
Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.