Legislator Jabar: Padepokan seni menjadi ruang pembinaan generasi muda - ANTARA News Jawa Barat

Kuningan (ANTARA) - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Tina Wiryawati mengatakan padepokan seni dapat menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk mengenal dan menjaga budaya lokal, utamanya di Kabupaten Kuningan, Jabar.

Ia mengatakan keberadaan padepokan penting untuk mengenalkan tradisi kepada anak-anak sejak dini, agar mereka tidak kehilangan keterikatan dengan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

"Pengenalan tradisi budaya kepada generasi muda ini sangat penting untuk di Kabupaten Kuningan," kata Tina di Kuningan, Sabtu.

Menurut dia, pelestarian budaya perlu dilakukan melalui kegiatan yang melibatkan generasi muda secara langsung sehingga seni dan tradisi lokal tetap memiliki penerus.

Tina mencontohkan Padepokan Cimande (PPCA) Kabupaten Kuningan di Awirarangan dan Padepokan Riung Gunung Kadugede, telah menjalankan kegiatan seni sekaligus pembinaan anak-anak.

Ia mengatakan dukungan terhadap padepokan diperlukan agar para pegiat budaya, dapat terus menjalankan kegiatan latihan dan pembinaan generasi muda di daerah.

"Jangan sampai kearifan lokal dan tradisi budaya kita lenyap malah lebih dilestarikan oleh orang asing," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Padepokan Riung Gunung Deni Darmadi mengatakan padepokan memiliki peran dalam membina anak-anak agar tetap mengenal budaya yang berkembang di Kabupaten Kuningan.

Ia menyebut dukungan terhadap kegiatan padepokan juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan latihan, termasuk alat peraga yang digunakan dalam kegiatan seni.

"Kami berjuang bukan karena kami ahli, tapi kami berusaha mempertahankan budaya yang ada di Kabupaten Kuningan," katanya.

Menurut dia, kegiatan di padepokan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan seni, tetapi juga diarahkan untuk membina mental anak-anak sebagai generasi penerus.

Deni mengatakan perhatian terhadap kebutuhan padepokan membantu pegiat budaya mempertahankan kegiatan seni sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar budaya daerah.

"Tujuan utamanya adalah membina mental anak-anak agar mereka tidak lupa dengan budaya kita sendiri," ujarnya.

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.