Layar Lebar Pertama Negeri Dongeng: Film Oki & Nirmala Resmi Masuk Tahap Produksi
Sutradara andal Hanung Bramantyo ditunjuk untuk menggarap proyek fantasi besar ini, sekaligus menulis naskahnya bersama Utiuts.
Baca Juga: Hanung Bramantyo Bicara Blak-blakan soal Speaker Masjid, Singgung Empati
Jajaran pemeran utama pun telah dikonfirmasi, menghadirkan Tissa Biani sebagai Nirmala, Azzamy Syauqi sebagai Oki, Dea Panendra sebagai Pipiyot, serta Titi Kamal sebagai Ratu Bidadari.
Sederet nama populer lainnya seperti Rey Bong, Anjasmara, Karina Salim, Tanta Ginting, Indra Birowo, Kala Madali, Diandra Agatha, hingga Sheila Kusnadi juga dipastikan siap meramaikan semesta magis ini.
Antusiasme tinggi datang dari jajaran produser dan jajaran pemain atas terealisasinya adaptasi IP legendaris ini.
“Banyak dari kita tumbuh besar bersama Oki dan Nirmala, dua saudara yang saling bermain dan saling menjaga. Cerita, karakter, dan nilai-nilai yang everlasting ini saatnya dikenal lebih luas oleh generasi sekarang,” ujar Andi Boediman, produser dan produser eksekutif, Sabtu (22/8/2026).
Baca Juga: Hanung Bramantyo Buru Pelaku yang Keroyok Karyawannya
Proses panjang di balik layar juga diungkapkan oleh pihak pemilik IP yang menilai momen ini sebagai mimpi yang menjadi kenyataan.
“Salah satu mimpi kami yang sudah lama ingin diwujudkan adalah menghidupkan karakter yang kami miliki ke dalam bentuk film. Prosesnya panjang, tapi justru itu yang membuat kami yakin Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment adalah mitra yang tepat untuk mewujudkannya,” ujar Harry Kristianto, Deputy Managing Director Grid Network – KG Media.
Proses pemulihan jajaran pemain dan sutradara pun melewati pertimbangan matang demi menjaga keutuhan emosi cerita.
“Nirmala sangat pas diperankan oleh Tissa — ada kecocokan personality dan look yang saya rasa sulit dicari gantinya. Hanung kami ajak berkolaborasi karena rekam jejaknya membuktikan ia bisa membangun dunia yang utuh tanpa kehilangan sisi personal ceritanya,” ujar Robert Ronny, produser.
Bagi Hanung Bramantyo, mengeksekusi genre fantasi merupakan tantangan personal sekaligus karya yang ingin ia persembahkan untuk keluarganya.
“Ini genre fantasi, dan tidak banyak orang membuat film fantasi karena tingkat kerumitannya tergolong luar biasa. Saya ingin membuat film yang bisa saya tonton bersama keluarga sendiri — itu jadi warisan yang saya ingin berikan ke anak-anak saya,” kata Hanung Bramantyo.
Sisi visual dan detail dunia dongeng juga menjadi fokus utama dalam produksi skala besar ini.
“Menghidupkan dunia Oki & Nirmala menuntut ketelitian di setiap detail, dari desain dunianya sampai cara kami menghadirkan keajaibannya di layar lebar. Kami ingin penonton, terutama keluarga, benar-benar merasa masuk dan merasakan magisnya ke dalam dunia yang selama ini hanya bisa mereka bayangkan,” ujar Pandu Birantoro, produser.
Para pemeran utama pun menyambut peran ikonik ini dengan penuh kebanggaan dan rasa keterikatan emosional.
“Nirmala adalah sosok yang saya kenal sejak kecil, jadi bisa memerankannya terasa sangat personal. Saya senang sekali dipercaya untuk menghidupkan Nirmala yang selama ini ada di imajinasi banyak orang,“ ujar Tissa Biani.
“Ikut menjadi bagian dari perjalanan Oki & Nirmala sejak tahap ini terasa istimewa buat saya bisa menjadi bagian dari cerita yang begitu dicintai lintas generasi,” kata Titi Kamal.
Proyek ambisius ini turut digarap melalui kerja sama dengan Virtuelines Entertainment, WOW Multinet Pictures, Netzme, KMIF, dan Vision, serta mendapatkan dukungan penuh dari PT Niramas Utama Tbk (INACO).