Layanan Digital BPJS Kesehatan Permudah Peserta JKN, Dian: Semuanya Kini Lebih Praktis
Solok (ANTARA) - Dalam beberapa tahun terakhir, transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan telah membawa perubahan signifikan dalam penyelenggaraan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berbagai inovasi layanan berbasis teknologi dinilai mampu memberikan kemudahan bagi peserta, mulai dari akses informasi, pengurusan administrasi, hingga pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan efisien. Pengalaman positif tersebut turut dirasakan oleh Dian Eka Putra (34), seorang pekerja swasta yang berdomisili di Kota Solok.
Dian mengatakan bahwa selama menjadi peserta JKN, ia merasakan pelayanan yang semakin baik dari waktu ke waktu. Menurutnya, respons petugas yang cepat serta kemudahan dalam mengakses layanan menjadi nilai tambah, terutama ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan segera.
"Pelayanannya sejauh ini cepat dan responsif, terutama saat kondisi darurat. Sebagai peserta saya merasa sangat terbantu," ujar Dian.
Telah menjadi peserta JKN selama lebih dari sepuluh tahun, Dian menyaksikan secara langsung perkembangan sistem pelayanan yang kini semakin modern. Jika dahulu proses administrasi identik dengan antrean panjang dan memakan waktu, kini hampir seluruh kebutuhan administrasi dapat diselesaikan secara digital melalui telepon genggam.
Ia menilai kehadiran layanan digital memberikan rasa nyaman karena peserta tidak lagi harus datang ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk mengurus administrasi kepesertaan.
"Sekarang jauh lebih praktis. Banyak urusan bisa diselesaikan lewat aplikasi tanpa harus datang langsung," katanya.
Pengalaman yang paling membekas baginya terjadi saat sang istri menjalani persalinan pada tahun 2022. Ketika harus menuju fasilitas kesehatan pada dini hari, Dian merasa lebih tenang karena seluruh proses pelayanan telah dijamin melalui Program JKN. Tanpa harus mengkhawatirkan biaya maupun administrasi, ia dapat fokus mendampingi istrinya hingga proses persalinan selesai.
"Istri saya melahirkan sekitar pukul dua dini hari. Berkat JKN, seluruh proses berjalan lancar dan kami tidak dibebani biaya pelayanan. Itu sangat membantu keluarga kami," ungkapnya.
Selain memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN, Dian juga kerap menggunakan layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) untuk berbagai keperluan administrasi, seperti mengatasi kendala lupa kata sandi maupun memperoleh informasi kepesertaan. Ia mengapresiasi proses layanan yang cepat, mudah dipahami, dan tidak berbelit.
"Kalau ada kendala, saya biasanya menggunakan PANDAWA. Prosesnya cepat dan sangat memudahkan," ujarnya.
Di akhir wawancara, Dian berharap BPJS Kesehatan terus mengembangkan inovasi layanan digital agar semakin mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, peningkatan fitur dan kualitas pelayanan akan semakin memperkuat kepercayaan peserta terhadap Program JKN.
"Saya berharap pelayanan tetap ramah dan inovasi digital terus dikembangkan. Aplikasi yang ada sekarang sudah sangat membantu, semoga ke depan fiturnya semakin lengkap sehingga peserta semakin mudah mengakses layanan," pungkasnya.