Langkah Kepala BGN soal Percepatan Operasional 114 Dapur MBG Diapresiasi Penuh

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Jakarta, VIVA – Asosiasi Pangan Gizi Indonesia Daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan (APGI 3T) menyampaikan apresiasi atas langkah konkret Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mempercepat operasional 114 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan segera berjalan dalam waktu dekat. 

Baca Juga

Kebijakan ini menjadi bagian penting dari strategi nasional dalam penanganan stunting dan pemenuhan gizi masyarakat, dengan fokus utama pada kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta wilayah dengan tingkat stunting tinggi dan daerah 3T.

 Sejumlah wilayah prioritas yang disebutkan antara lain Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, 
dan Nias.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal APGI 3T, Gardian Muhammad, menegaskan bahwa langkah percepatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional merupakan sinyal kuat keseriusan pemerintah dalam menghadirkan keadilan gizi hingga ke wilayah terpencil.

 “Kami sangat mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan oleh Kepala Badan Gizi Nasional dalam mempercepat operasional 114 dapur MBG. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab persoalan gizi, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan masyarakat di daerah dengan tingkat stunting tinggi serta wilayah 3T,” ujar Gardian, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 8 Agustus 2026.

 Namun demikian, APGI 3T menekankan bahwa percepatan ini perlu dilanjutkan secara lebih menyeluruh. Saat ini, masih terdapat banyak dapur MBG di wilayah 3T dan terpencil lainnya yang telah terbangun oleh para investor dan mitra, namun belum mendapatkan kepastian operasional.

Baca Juga

“Kami mendorong agar seluruh dapur MBG yang sudah terbangun, khususnya di daerah 3T dan wilayah terpencil lainnya, dapat segera dioperasionalkan. Hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus memastikan kontribusi para investor dan mitra tidak terhenti di tengah jalan,” lanjutnya. 

APGI 3T juga menilai bahwa percepatan operasional dapur MBG secara merata akan memberikan dampak signifikan, tidak hanya dalam menekan angka stunting, tetapi juga dalam menggerakkan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan 
pangan di daerah. 

Baca Juga

Sebagai mitra strategis pemerintah, APGI 3T menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Badan Gizi Nasional guna memastikan program MBG berjalan optimal, tepat sasaran, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia, terutama daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) di Kantor BGN

BGN Buka Tiga PO Box untuk Terima Aduan Warga Soal MBG

Dia menjelaskan PO Box tersebut akan ditujukan ke pemangku kepentingan yang berbeda. Dengan demikian, seluruh laporan masyarakat soal MBG dapat langsung ditindaklanjuti

VIVA.co.id

8 Agustus 2026