KRI Bung Hatta distribusikan logistik bantu warga terdampak gempa NTT

KRI Bung Hatta distribusikan logistik bantu warga terdampak gempa NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 16:32 WIB

Image Print

Kru KRI Bung Hatta memuat dukungan logistik ke dalam kapal untuk membantu warga terdampak gempa NTT pada Selasa (18/8/2026) di Pelabuhan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. ANTARA/HO-BNPB.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah mengerahkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Hatta untuk mendistribusikan dukungan logistik bagi warga terdampak gempa NTT Magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (18/8).

Kapal berlayar dari Pelabuhan Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat menuju Pelabuhan Reok di Kabupaten Manggarai, yang mengangkut dukungan logistik berupa paket bantuan Presiden RI, paket sembako, tenda keluarga, dan tenda pengungsi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta beberapa bantuan donasi dari masyarakat.

"Setelah KRI Bung Hatta bersandar di Pelabuhan Reok, dukungan logistik ini selanjutnya akan dikirimkan ke wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Transportasi laut dipilih untuk mempercepat dukungan logistik tiba di wilayah terdampak," kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Berdasarkan pengkinian data penanganan pascabencana gempa bumi magnitudo 7,7 di Provinsi NTT per Selasa (18/8), tercatat Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur menjadi dua kabupaten terdampak dengan jumlah korban jiwa dan pengungsi tertinggi.

Di Kabupaten Manggarai, korban meninggal dunia sebanyak 27 jiwa dan pengungsi sebanyak 6.487 jiwa. Sementara itu, di Kabupaten Manggarai Timur, korban meninggal dunia sebanyak 25 jiwa dan pengungsi mencapai 15.465 jiwa.

Selain KRI Bung Hatta, dalam penanganan darurat pascagempa NTT, Pemerintah melalui TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI dr. Soeharso (KRI SHS) yang merupakan kapal bantu rumah sakit milik TNI AL untuk melaksanakan bantuan kesehatan di NTT.

Dalam upaya pendistribusian logistik yang merata ke seluruh wilayah terdampak gempa, BNPB membuka Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas) di tiga titik yaitu Jakarta, Labuan Bajo, dan Maumere.

Posduklognas Jakarta berpusat di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang menampung bantuan dari instansi, organisasi, maupun masyarakat. Dari posduklognas Halim, logistik akan dibagikan ke Posduklognas Labuan Bajo dan Posduklognas Maumere.

Sementara itu, Posduklognas Labuan Bajo berada di Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UBPU) Komodo. Pos ini akan mendukung distribusi logistik ke wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur. Sementara itu, cakupan Pos Dukungan Logistik Nasional Maumere yang terletak di Bandara Maumere meliputi wilayah terdampak di Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Posduklognas terbuka bagi masyarakat maupun organisasi yang hendak mengirimkan donasi bagi warga terdampak gempa NTT. BNPB mengimbau masyarakat dan mitra yang ingin menyalurkan bantuan untuk berkoordinasi dengan tim di Posduklognas setempat perihal jadwal dan kebutuhan distribusi.

"Koordinasi tersebut diperlukan agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak, baik dari sisi jenis, jumlah, waktu maupun moda transportasi, sehingga dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran," ucap Berton.

Pewarta : Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026