Kota Palu tingkatkan daya saing UMKM melalui program Inbispalu
Kota Palu tingkatkan daya saing UMKM melalui program Inbispalu
Jumat, 24 Juli 2026 10:24 WIB
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengunjungi salah satu tenant UMKM yang memanfaatkan gedung Baruga sebagai ruang promosi dan pemasaran produk di Palu. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu)
Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, memberikan pendampingan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing usaha dan mendorong UMKM naik kelas melalui program Inkubator Bisnis Berbasis Digital Kota Palu (Inbispalu).
“Pemerintah Kota Palu dalam memberikan pendampingan kepada UMKM, kami membentuk inkubator bisnis yang siap setiap waktu dan terhubung secara real time terhadap UMKM,” kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di Palu, Jumat.
Ia mengatakan pemerintah daerah terus memfokuskan perhatian pada pengembangan UMKM sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus pilar utama perekonomian di Kota Palu.
Menurut dia, program inkubator bisnis menjadi salah satu upaya pemerintah daerah memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas dan penguatan pelaku UMKM.
Hadianto menjelaskan Inbispalu merupakan inovasi daerah yang mengintegrasikan pembinaan UMKM secara komprehensif melalui proses inkubasi bisnis, pendampingan usaha, fasilitasi akses pembiayaan, hingga business matching dengan lembaga keuangan dan dunia usaha.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM, memperluas akses pembiayaan dan pasar, mendorong digitalisasi serta inovasi usaha, sekaligus mewujudkan UMKM yang mampu naik kelas dan berkembang secara berkelanjutan.
“Inkubator bisnis ini memastikan bahwa literasi terkait pengelolaan keuangan, literasi terkait masalah produk, dan literasi terkait masalah pasar betul-betul dapat dipahami oleh UMKM kita dengan baik,” ujarnya.
Ia mengungkapkan hingga saat ini sekitar 9.000 UMKM telah tersentuh berbagai program pembinaan dan pendampingan melalui program tersebut.
Menurut dia, capaian tersebut diharapkan terus meningkat seiring dukungan pemerintah pusat dalam pengembangan ekosistem perdagangan digital (e-commerce) bagi pelaku UMKM.
“Sehingga kami yakin bahwa ini juga akan semakin mampu mendorong UMKM kita untuk bisa berakselerasi dari UMKM yang kelasnya hanya kelas lokal tapi kemudian bisa tumbuh menjadi kelas nasional,” katanya.
Ia berharap melalui pendampingan yang berkelanjutan, semakin banyak pelaku UMKM di Kota Palu mampu meningkatkan kualitas usaha, memperluas pasar, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026