Kondisi Wali Kota Bandung Farhan mulai stabil usai dirawat di rumah sakit - ANTARA News Jawa Barat

Kota Bandung (ANTARA) - Kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dilaporkan mulai stabil setelah menjalani penanganan medis usai dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluhkan kondisi tidak sehat saat berada di Balai Kota Bandung pada Jumat (10/7) sore.

Juru bicara keluarga Muhammad Farhan Anita Avianty mengatakan tim dokter masih melakukan observasi dan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti kondisi kesehatan yang dialaminya.

“Atas nama keluarga, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian, doa, dan dukungan dari wargi Bandung, sahabat, serta rekan-rekan media terhadap kondisi Bapak Muhammad Farhan,” kata Anita dalam keterangan yang diterima di Bandung, Sabtu.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari tim dokter, kondisi Farhan saat ini telah stabil dan mendapatkan penanganan medis yang optimal.

Menurut Anita, keluarga meminta seluruh pihak memberikan ruang kepada tim medis agar proses pemeriksaan dan observasi dapat berjalan secara maksimal.

Keluarga juga memohon doa dari masyarakat agar Farhan segera pulih dan dapat kembali menjalankan tugasnya sebagai Wali Kota Bandung.

“Keluarga juga memohon doa terbaik dari seluruh masyarakat agar Bapak Muhammad Farhan segera diberikan kesembuhan, dipulihkan kesehatannya, dan dapat kembali menjalankan tugas serta beraktivitas seperti sediakala,” katanya.

Hingga saat ini, pihak keluarga menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan kondisi Farhan sesuai informasi yang diberikan tim dokter.

“Sementara itu, proses observasi dan pemeriksaan medis masih berlangsung guna memastikan diagnosis serta langkah penanganan selanjutnya,” katanya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kondisi Wali Kota Bandung mulai stabil usai dilarikan ke rumah sakit

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.