Kodam XXII/TB terima bantuan penanganan karhutla dari Raffi Ahmad
Palangka Raya (ANTARA) - Komando Daerah Militer (Kodam) XXII/Tambun Bungai (TB) menerima bantuan sarana prasarana pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.
“Bantuan kendaraan dan peralatan ini diharapkan dapat mendukung upaya penanganan karhutla, terutama dalam menjangkau lokasi kebakaran dan mempercepat pemadaman,” kata Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, di Palangka Raya, Rabu.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Deputi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Prio Bagja saat berkunjung ke ruang kerja Pangdam XXII/Tambun Bungai, Selasa (20/10).
Lima kendaraan yang diberikan terdiri atas satu unit truk tangki air berkapasitas 5.000 liter dan empat unit mobil kabin ganda atau double cabin yang telah dimodifikasi untuk mendukung operasi pemadaman.
“Empat mobil double cabin tersebut dilengkapi tandon air berkapasitas 1.200 liter, selang, serta alat pompa air untuk menyedot air,” ucapnya.
Baca juga: Kodam siapkan 200 sumur bor untuk penanganan karhutla Tanjung Puting
Selain kendaraan dan perlengkapan pemadaman, bantuan tersebut juga mencakup alat pelindung diri berupa sepatu untuk menunjang keselamatan personel saat bertugas di lapangan.
Dukungan itu diharapkan memperkuat kesiapan personel Kodam XXII/Tambun Bungai dalam menghadapi karhutla, terutama di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga menyoroti kemunculan titik api di kawasan Taman Nasional Sebangau yang berada di tengah wilayah taman nasional.
“Kemunculan titik api di kawasan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena diduga ada unsur kesengajaan dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui pemadaman, tetapi juga membutuhkan upaya pencegahan agar kebakaran tidak terus berulang di kawasan hutan dan lahan.
Kondisi kabut asap yang pekat turut menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas sehari-hari, sehingga keterlibatan masyarakat dalam mencegah kebakaran sangat diperlukan.
Baca juga: Kodam Tambun Bungai siapkan penambahan struktur pada 2027
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan,” kata Zainul.
Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Rajib Rijali
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.