Klarifikasi Ruben Onsu Soal Kasus Hukum: Sulit Cari Bukti Karena Karyawan Resign

AKURAT.CO Setelah sempat bergeming, presenter Ruben Onsu akhirnya angkat bicara terkait isu dugaan penipuan yang belakangan menyeret namanya.

Melalui pernyataan tertulis yang diunggah ke media sosialnya pada Sabtu (22/8/2026), Ruben menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan publik serta menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.

Baca Juga: Mata-matai Akun yang Sudutkan Anak, Ruben Onsu Pasang Badan: Saya Akan Lawan!

​Dalam unggahan tersebut, Ruben mengaku sudah mengambil langkah awal dengan berupaya menempuh jalur mediasi demi meluruskan berbagai simpang siur informasi yang beredar.

​"Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar belakangan ini, saya memohon maaf atas situasi yang ada. Selama proses ini berjalan, saya juga sudah berupaya melakukan tabayun melalui teman kami, namun memang belum menemukan titik temu," ujar Ruben lewat keterangannya.

​Tak hanya itu, Ruben juga mengungkapkan kendala yang dihadapi timnya dalam mengumpulkan bukti-bukti klarifikasi.

Proses pengumpulan data membutuhkan waktu ekstra karena beberapa mantan karyawan yang terlibat dalam persoalan tersebut sudah tidak lagi bekerja bersamanya dan sulit dihubungi.

​Meski dihadapkan pada keterbatasan akses, mantan suami Sarwendah ini menegaskan tetap berjuang mengumpulkan bukti valid guna menunjukkan fakta yang sebenarnya terjadi.

​"Ini bukan bermaksud untuk membenarkan diri," tegas Ruben.

​"Selama proses ini berjalan, saya juga sedang menyelesaikan permasalahan lain dengan kembali mencari data dan bukti-bukti untuk meluruskan pemberitaan yang menurut saya sudah jauh dari apa yang sebenarnya terjadi," tuturnya.

Baca Juga: Bawa Bukti Kesehatan Anak Saat Mediasi, Sarwendah Unjuk Komitmen Tanggung Jawab Ibu

​Menutup keterangannya, Ruben menjadikan peristiwa ini sebagai ikhtiar dan pembelajaran berharga. Ia berjanji akan bertanggung jawab penuh hingga menemukan jalan keluar terbaik, sembari berharap isu ini tidak mengalihkan fokus masyarakat dari hal penting lainnya.

​"Semoga pemberitaan yang ada tidak dimanfaatkan untuk menutupi atau mengalihkan perhatian dari isu-isu nasional yang lebih membutuhkan kepedulian kita bersama," tulisnya.

​"Terima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan semangat dan dukungan," pungkasnya.