Klaim Asuransi Jiwa Syariah Bantu Biaya Pendidikan Anak Usai Istri Wafat
AKURAT.CO Kehilangan anggota keluarga tidak hanya membawa duka, tetapi juga dapat mengubah kondisi keuangan rumah tangga, terutama ketika anggota keluarga yang meninggal sebelumnya ikut menopang kebutuhan keluarga.
Dalam situasi seperti ini, akses terhadap perlindungan finansial menjadi salah satu hal yang dibutuhkan keluarga untuk melanjutkan kehidupan.
Kondisi tersebut dialami Budi, seorang pekerja lepas asal Jakarta yang harus kehilangan istrinya, Sri Winarsih, setelah 21 tahun menjalani rumah tangga.
Sri meninggal dunia karena sakit dan meninggalkan Budi bersama tiga anak mereka.
Baca Juga: 226 Ribu Tenaga Pemasar Asuransi Jiwa Masuk Era Sertifikasi Digital, Ini yang Berubah
Di tengah kondisi tersebut, Budi mengatakan perlindungan asuransi jiwa syariah yang sebelumnya disiapkan oleh sang istri membantu keluarga menghadapi kebutuhan setelah kepergiannya.
Salah satu manfaat yang dirasakan adalah proses pengajuan klaim yang dapat dilakukan secara digital.
"Saya merasa sangat terbantu dengan pengurusan klaim di SalingJaga yang full digital, jadi bisa via aplikasi saja. Klaimnya lewat aplikasi dan alhamdulillah lancar, saya nggak perlu repot di tengah duka," ungkap Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Menurut Budi, santunan yang diterima keluarga terutama akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya.
Baca Juga: AAJI Digitalisasi Sertifikasi 226 Ribu Tenaga Pemasar Asuransi Jiwa
Bagi keluarga yang ditinggalkan, pencairan manfaat asuransi tersebut menjadi salah satu sumber dana untuk menghadapi kebutuhan rumah tangga setelah kehilangan anggota keluarga.
"Alhamdulillah sangat membantu banget, terutama untuk biaya anak sekolah, itu yang paling utama. Saya mengucapkan terima kasih kepada almarhumah istri saya yang sudah menyiapkan perlindungan ini lewat SalingJaga, dan Insya Allah saya akan terus menjaga anak-anak," lanjutnya.