Khofifah dorong ASN Jatim perkuat pengabdian lewat inovasi - ANTARA News Jawa Timur
Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong aparatur sipil negara (ASN) memperkuat pengabdian melalui inovasi dan karya berdampak bagi masyarakat saat menyematkan Satyalancana Karya Satya (SKLS) kepada 467 ASN Pemprov Jatim.
"Ini tanda kehormatan Presiden Republik Indonesia. Jadi, apa pentingnya kita menyematkan? Supaya panjenengan memahami apa yang sudah panjenengan kontribusikan, dedikasikan, juga abdikan untuk bangsa dan negara itu dicatat dan diberi tanda kehormatan oleh Presiden Republik Indonesia," kata Gubernur Khofifah di Surabaya, Rabu.
Penyematan penghargaan dilakukan dalam dua sesi, masing-masing kepada 222 dan 245 pegawai negeri sipil.
Satyalancana Karya Satya merupakan tanda kehormatan yang diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia kepada ASN yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun.
Menurut Khofifah, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pengakuan atas masa pengabdian, tetapi juga momentum bagi ASN untuk terus memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.
Ia mendorong pengabdian ASN tidak hanya diukur dari lamanya masa kerja, tetapi juga dari inovasi dan karya yang memberikan manfaat nyata.
Salah satu inovasi yang diapresiasi Khofifah ialah Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) yang dikembangkan kepala sekolah dan guru SMA, SMK, serta sekolah luar biasa di Jawa Timur.
Program yang diinisiasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tersebut menjadi sarana pembelajaran untuk membangun kemandirian dan jiwa kewirausahaan peserta didik sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.
"Bapak dan Ibu guru sudah melakukan sesuatu yang insyaallah tidak hanya memberikan nilai tambah bagi ekonomi di sekolah masing-masing, tetapi bagaimana kemudian kita menjadi bagian dari penguat program ketahanan pangan yang oleh Presiden Prabowo terus digaungkan," ujarnya.
Khofifah mengatakan hasil pengembangan SIKAP telah diperkenalkan kepada masyarakat dalam rangkaian Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung Negara Grahadi, Senin (17/8).
Berbagai hasil pertanian, buah-buahan, dan produk pangan olahan ditampilkan serta dibagikan kepada tamu undangan dan masyarakat. Salah satunya keripik ikan patin dari SMKN 1 Tulungagung dengan identitas produk SIKAP.
Ia berharap praktik baik tersebut diperluas ke sekolah, perangkat daerah, dan unit kerja Pemprov Jatim. Menurut dia, pengelolaan sampah juga perlu dilakukan sedekat mungkin dari sumbernya untuk mengurangi volume sampah yang dibawa ke tempat pemrosesan akhir.
Khofifah menegaskan inovasi dapat dimulai dari persoalan sehari-hari dan tidak selalu harus berbentuk program besar. Karena itu, semangat berinovasi perlu menjadi bagian dari budaya kerja ASN.
Khofifah juga mengajak penerima Satyalancana Karya Satya mendoakan masyarakat Nusa Tenggara Timur yang sedang mengalami musibah.
Ia berharap korban meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, sementara warga yang sakit segera sembuh dan masyarakat terdampak tetap diberi kekuatan.
Pewarta: Willi Irawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.