Kepri dapat alokasi dana Rp97 miliar untuk revitalisasi 107 sekolah
Kepri dapat alokasi dana Rp97 miliar untuk revitalisasi 107 sekolah
Sabtu, 8 Agustus 2026 19:43 WIB
Foto ilustrasi sejumlah siswa SMAN 6 Kota Tanjungpinang, Kepri, tengah mengikuti program Kesbangpol Masuk Sekolah, Kamis (6/8/2026). (ANTARA/Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menerima alokasi dana APBN 2026 sebesar Rp97 miliar untuk program revitalisasi 107 satuan pendidikan yang diprioritaskan bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
"Program ini bagian dari prioritas Presiden Prabowo untuk meningkatkan mutu dan akses layanan pendidikan, khususnya di wilayah 3T," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri Andi Agung di Tanjungpinang, Sabtu.
Agung menyebut revitalisasi akan menyasar satuan pendidikan, mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Menurutnya revitalisasi menjadi solusi guna mempercepat pemerataan pembangunan sarana pendidikan di daerah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan geografis.
Dana revitalisasi itu akan memfasilitasi pelaksanaan pembangunan hingga ke wilayah terpencil, sehingga kebutuhan pembangunan sekolah tidak lagi bergantung pada proses pengiriman yang memakan waktu dan biaya tinggi dari daerah lain.
"Program ini merupakan investasi masa depan. Gedung baru akan mendukung siswa untuk memajukan daerahnya," ujar dia.
Agung mengharapkan melalui program revitalisasi, sekolah di seluruh Indonesia termasuk di Kepri dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, dan memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP).
Pelaksanaan revitalisasi ini meliputi pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas, ruang praktik, laboratorium, serta fasilitas pendukung lainnya seperti toilet dan sarana penunjang pembelajaran.
Revitalisasi sekolah juga tidak hanya memperbaiki kondisi bangunan, tetapi menjadi fondasi dalam menyiapkan generasi muda Kepri yang mampu bersaing di era Society 5.0.
"Kita harus siapkan SDM yang mampu bersaing. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di kampung sendiri," ucapnya.
Pemprov Kepri turut mengapresiasi komitmen pemerintah pusat menghadirkan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik dengan memberikan prioritas kepada sekolah-sekolah di wilayah 3T dan yang mengalami kerusakan berat.
Melalui program revitalisasi ini, Pemprov Kepri optimistis pemerataan kualitas pendidikan akan semakin meningkat, sehingga seluruh anak di wilayah kepulauan memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dengan fasilitas yang layak.
Pewarta : OGN
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.