◐

Kemunculan buaya dua meter gegerkan warga di Sungai Kapuas

Kemunculan buaya dua meter gegerkan warga di Sungai Kapuas

Sabtu, 3 Oktober 2026 16:51 WIB

Image Print

Kemunculan seekor buaya sepanjang kurang lebih dua meter di tengah Sungai Kapuas, Kabupaten Kapuas, Sabtu (3/10/2026) pagi. ANTARA/HO-warga

Kuala Kapuas (ANTARA) - Seekor buaya dengan panjang kurang lebih dua meter muncul ke permukaan di tengah Sungai Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, tepatnya di depan dermaga penyeberangan kapal feri Jalan Mawar Kuala Kapuas, Sabtu (3/10) pagi.

“Betul, kalau kita lihat dari rekaman video warga ini kurang lebih panjang dua meter,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, di Kuala Kapuas.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya mereka yang beraktivitas di sekitar bantaran Sungai Kapuas. Nelayan, pengguna kelotok, maupun warga yang tinggal di sekitar sungai diharapkan memperhatikan kondisi perairan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu konflik dengan satwa liar.

Apabila kembali melihat kemunculan buaya, warga diminta tidak mencoba menangkap, mengejar, mengusir atau membunuh satwa tersebut secara langsung. Masyarakat dapat melaporkan keberadaannya kepada pihak berwenang, agar dapat dilakukan pemantauan dan penanganan sesuai prosedur.

Kemunculan buaya ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di perairan Sungai Kapuas. Terlebih, ukuran buaya yang terlihat diperkirakan mencapai sekitar dua meter sehingga perlu diantisipasi demi keselamatan warga dan pengguna jasa penyeberangan.

Sebelumnya, kemunculan buaya tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jasa penyeberangan yang berada di sekitar lokasi. Satwa reptil itu terlihat berenang dan muncul beberapa kali ke permukaan air sebelum kembali bergerak mengikuti arus sungai.

Keberadaan buaya di kawasan tersebut menjadi perhatian karena lokasi kemunculannya berada tidak jauh dari aktivitas masyarakat. Sungai Kapuas sendiri masih menjadi salah satu jalur transportasi dan aktivitas warga, termasuk penyeberangan menggunakan kapal feri.

Warga yang berada di sekitar dermaga kemudian mengamati pergerakan buaya tersebut dari jarak aman. Mereka juga mengingatkan masyarakat lainnya agar tidak mendekati sungai, terutama untuk melakukan aktivitas di tepi maupun turun ke perairan.

Kemunculan buaya di Sungai Kapuas bukan kali pertama terjadi. Kondisi sungai yang menjadi habitat berbagai jenis satwa air memungkinkan buaya sewaktu-waktu muncul ke permukaan maupun bergerak mendekati kawasan yang banyak aktivitas manusia.

Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.