Kementerian Kebudayaan dan LKBN ANTARA jajaki peluang kolaborasi

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kebudayaan dan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA menjajaki peluang kolaborasi dalam upaya pelestarian dan pemajuan kebudayaan.

Pembicaraan mengenai peluang kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan dan LKBN ANTARA dilakukan dalam pertemuan Menteri Kebudayaan Fadli Zon dengan Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Rabu.

"Kegiatan, program-program yang ada di Kementerian Kebudayaan yang saya kira bisa kita sinergikan dengan ANTARA, dan khususnya yang terkait dengan pers, sejarah, fotografi, dan juga objek-objek pemajuan kebudayaan yang lain," kata Menteri Kebudayaan.

Sebagai salah satu institusi penting dalam sejarah pers Indonesia dan saksi perjalanan sejarah bangsa, ia mengatakan, LKBN ANTARA bisa berperan dalam penyelenggaraan kegiatan seperti pameran foto dan dokumen Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada acara perayaan kemerdekaan RI.

"Lalu juga kita berharap nanti ada dokumentasi foto-foto yang nanti bisa dikerjasamakan untuk pembuatan museum fotografi yang sedang kita rancang," katanya.

Baca juga: Pemerintah perkuat pengembangan museum sebagai sarana edukasi

Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar menyampaikan bahwa dalam pertemuan dengan Menteri Kebudayaan, ANTARA diminta agar lebih aktif dalam menyampaikan kebijakan-kebijakan pemerintah tentang pelestarian dan pemajuan kebudayaan.

"Kebudayaan itu besar sekali dan di mana peran ANTARA juga diminta jauh lebih aktif untuk mengamplifikasi kebijakan-kebijakan mengenai kebudayaan," katanya.

"Karena kebudayaan itu tidak sekedar seni, tapi juga banyak hal. Tadi sudah dijelaskan ada sepuluh indikator mengenai kebudayaan, mulai dari sejarah, budaya, masyarakat, serta seni itu sendiri," ia menambahkan.

​​​​​​​Dia mengatakan bahwa LKBN ANTARA memiliki galeri untuk menampilkan dokumentasi sejarah dan siap membantu Kementerian Kebudayaan dalam menyiapkan museum fotografi.​​​​​​​

"Peran ANTARA terlihat untuk membantu semuanya, tapi sumbangsih yang terbesar dari ANTARA adalah ketika kita bisa membantu Kementerian Kebudayaan menyajikan foto-foto sejarah itu sendiri, sehingga kita bisa melihat sebuah kelengkapan tentang arti sejarah Indonesia," ia menjelaskan.

Baca juga: Kemenbud dan BUMN bersinergi kembangkan wisata berbasis budaya

Baca juga: Kemenbud dan Danantara teken MoU perkuat ekosistem kebudayaan

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.