Kemenhub Cek 5 Bandara Terdampak Gempa NTT, Pemulihan Jadi Prioritas
Lukman Nur Hakim Akurat.co
| 30 Agustus 2026, 12:01 WIB

Posko Aju Labuan Bajo Kemenhub
AKURAT.CO Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah bandar udara yang terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Peninjauan dilakukan ke sejumlah bandar udara, yaitu Bandar Udara Komodo, Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende, Bandar Udara Soa Bajawa, dan Bandar Udara Frans Sales Lega Ruteng.
Hal ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas dan aset bandar udara pascagempa, mengidentifikasi kebutuhan, penanganan, serta memastikan langkah pemulihan dapat dilakukan secara tepat dan terukur.
Baca Juga: Kemenhub Salurkan 7,9 Ton Logistik Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Bandar Udara Soa Bajawa. Berdasarkan hasil peninjauan, pemulihan pada sejumlah struktur bangunan dan fasilitas pendukung, termasuk area terminal penumpang serta fasilitas penunjang operasional penerbangan menjadi prioritas untuk dilakukan.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa menegaskan bahwa hasil peninjauan lapangan akan menjadi dasar bagi Ditjen Perhubungan Udara dalam menentukan langkah tindak lanjut dan prioritas pemulihan terhadap fasilitas bandar udara yang terdampak.
“Kita ingin memastikan setiap kebutuhan di lapangan teridentifikasi dengan baik. Selanjutnya akan kita tindak lanjuti sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan, agar fasilitas bandar udara dapat segera dipulihkan dan mendukung kembali aktivitas masyarakat serta konektivitas di wilayah NTT,” kata Lukman dalam keterangannya, dikutip Minggu (30/8/2026).
Selain melakukan pengecekan kondisi infrastruktur, Lukman juga menyerahkan bantuan secara langsung kepada jajaran di wilayah terdampak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi para pegawai yang tetap menjalankan tugas di tengah kondisi pascabencana.
“Dengan adanya musibah ini semoga kita selalu dikuatkan dalam keadaan apapun, semoga kita semua selalu di beri perlindungan agar terus bisa menjalankan aktifitas bandara serta menyampaikan bantuan kepada yang membutuhkan,” ujarnya.
Ditjen Perhubungan Udara terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait dalam penanganan dampak gempa, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan dalam setiap tahapan pemulihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
L





