Kemenag Rejang Lebong tingkatkan program bimbingan pranikah remaja - ANTARA News Bengkulu
Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu meningkatkan program bimbingan pranikah bagi remaja yang tersebar di 15 kecamatan di wilayah tersebut.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Rejang Lebong Akhmad Hafizuddin di Rejang Lebong, Jumat, mengatakan program bimbingan pranikah memiliki peran penting memberikan pemahaman dan pembekalan kepada generasi muda sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.
"Program ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang kehidupan perkawinan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi remaja agar memiliki kesiapan dari sisi pengetahuan, sikap, dan tanggung jawab dalam membangun keluarga yang harmonis," kata dia.
Dia menjelaskan program bimbingan pranikah tersebut dilakukan Kemenag Rejang Lebong bekerja sama dengan para kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di 15 kecamatan serta penyuluh agama.
Program bimbingan ini, kata dia, wajib diikuti para calon pengantin sebelum melangsungkan pernikahan guna mempersiapkan kesiapan mental, usia, sosial, hingga finansial.
Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan membentuk keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah, menekan angka perselisihan serta perceraian di masyarakat, sekaligus mencegah masalah kesehatan keluarga termasuk penanganan stunting sejak dini.
Guna memastikan program berjalan optimal di setiap KUA, Kemenag Rejang Lebong rutin melaksanakan supervisi, koordinasi, serta monitoring dan evaluasi (monev).
"Supervisi dan monev ini merupakan bagian dari upaya Kemenag Rejang Lebong untuk memastikan program bimbingan pranikah remaja berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat nyata bagi generasi muda," katanya.
Dia menambahkan sinergi antara KUA, penyuluh agama, lembaga pendidikan, dan para pemangku kepentingan lainnya sebagai penting dalam memberikan edukasi berkelanjutan kepada calon pengantin maupun generasi muda di Rejang Lebong.
Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.