◐

Kemacetan di Jalur Sipirok - Medan mengular 1 kilometer, semua kendaraan tak bisa melintas - ANTARA News Sumatera Utara

Tapanuli Selatan (ANTARA) - Kemacetan kendaraan di jalur Lintas Tengah Sumatera yang menghubungkan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, menuju Medan melalui Tarutung, mengular hingga sekitar satu kilometer pada Minggu (18/10) malam. 

Kondisi itu terjadi setelah badan jalan amblas di Dusun Aek Sulum, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, sehingga seluruh jenis kendaraan untuk sementara tidak dapat melintas, terkecuali kendaraan roda dua itu pun sulit.

Staf Dinas Perhubungan Kabupaten Tapsel, Rudi Situmorang, mengatakan kendaraan dari arah Medan menuju Sipirok dan Padangsidimpuan ramai terjebak kemacetan karena tidak dapat melewati titik jalan amblas.

"Diperkirakan panjang kendaraan yang terjebak macet sudah lebih kurang satu kilometer," ujarnya sesuai laporannya yang diterima Antara.

Kepala Dinas Perhubungan Tapsel Kabupaten Hamonangan mengatakan pihaknya telah menurunkan sejumlah personel ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas, membantu kelancaran arus kendaraan, dan menjaga keselamatan pengguna jalan.

Akibat kerusakan tersebut, seluruh kendaraan untuk sementara tidak dapat melintasi jalur yang terdampak. Kondisi ini menghambat perjalanan masyarakat dan angkutan barang yang melintasi jalur penghubung antardaerah tersebut.

Dishub Tapsel mengarahkan kendaraan pribadi dari Padangsidimpuan menuju Medan melalui jalur Sipirok - Arse - Siborongborong. Sementara itu, kendaraan bus dan truk dari Padangsidimpuan diarahkan melewati jalur alternatif Rantau Prapat.

Petugas Dishub terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Tapsel untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih panjang serta mencegah risiko kecelakaan di sekitar lokasi jalan amblas.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Tapsel Iptu James Sihombing mengatakan badan jalan amblas berada di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Dusun Aek Sulum, Desa Marsada. Satu unit truk dilaporkan mengalami kecelakaan yang diduga berkaitan dengan kondisi jalan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Jalan amblas terjadi tersebut dengan panjang sekitar lima meter. Hingga Minggu malam, alat berat masih menunggu pemindahan tiang listrik oleh pihak PLN sebelum dapat masuk untuk melakukan penanganan.

Pengendara juga diimbau mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif yang telah ditentukan. Penanganan segera di titik kerusakan diperlukan agar kemacetan dapat diurai dan konektivitas transportasi pada jalur Sipirok–Medan kembali pulih.

Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Irwan Arfa

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.