Kecelakaan maut di Kembangan Jakbar diduga karena hilang kendali

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Barat menyatakan kecelakaan yang menewaskan tiga orang di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, pada pekan lalu, diduga disebabkan oleh pengemudi yang hilang kendali.

"Dugaan awal, human error, out of control. Namun masih perlu didalami kembali," kata Kasat Lantas Polres Metropolitan Jakarta Barat Kompol Reza Hafiz Gumilang saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Hingga kini, pihak kepolisian belum dapat mengambil keterangan dari para saksi yang terlibat kecelakaan lantaran empat korban luka-luka masih dalam perawatan intensif.

"Saat ini masih menunggu para pihak yang terlibat laka, karena masih dirawat di RS. Setelah dinyatakan sehat oleh dokter, akan kami periksa intensif," tutur Reza.

Sebelumnya, Kepolisian menyampaikan kronologi kecelakaan beruntun yang menewaskan tiga orang dan empat orang luka-luka di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (5/9) sore.

"Peristiwa kecelakaan beruntun ini bermula saat minibus BYD berpelat B 2703 BNA yang dikemudikan Karsono melaju dari arah selatan menuju utara," kata Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (5/9).

Sesampainya di dekat turunan Jembatan Kembang Kerep, kendaraan tersebut menabrak minibus Kijang Innova bernomor polisi B 1277 UIH yang dikemudikan Hadi Wibawa.

Joko menjelaskan kerasnya benturan dari belakang menyebabkan Kijang Innova terdorong ke depan dan menghantam Toyota Fortuner bernomor polisi L 1021 BAD.

"Akibat ditabrak dari belakang, mobil Toyota Fortuner tersebut kehilangan kendali hingga oleng ke kanan," kata Joko.

Samping kiri badan mobil Fortuner kemudian menghantam sepeda motor Honda Vario B 4915 BCD yang dikendarai Andi Prasetyo dan melintas di sisi kirinya.

"Dampak dari tabrakan berantai itu merenggut tiga nyawa yang merupakan satu keluarga pengendara sepeda motor," tutur Joko.

Akibat kecelakaan itu, pengendara Honda Vario, Andi Prasetyo, sempat dilarikan ke RS Hermina Daan Mogot sebelum meninggal dunia dalam perawatan akibat luka berat di bagian kepala.

Sementara dua penumpang motornya, Yeni Sumarti dan seorang anak berusia tujuh tahun bernama Zeline Zakeisha, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala. Jenazah keduanya dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.

"Selain korban jiwa, empat orang lainnya mengalami luka-luka. Pengemudi minibus BYD, Karsono, menderita luka di bagian dada dan dirawat di RSUD Cengkareng," ujar Joko

Tiga penumpang kendaraan roda empat lainnya, yakni Seruniwati Suganda, Handoko Argawa, dan Yessy Lestiany, mengalami luka di kepala dan leher, kini menjalani perawatan medis di RS Pondok Indah Puri Kembangan.

Baca juga: Pasutri dan anak tewas dalam kecelakaan beruntun di Kembangan Jakbar

Baca juga: Ini kronologi kecelakaan yang tewaskan tiga orang di Kembangan Jakbar

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.