Kasus Doping Guncang Asian Games 2026, Pebulutangkis Rangking 18 Dunia Dilarang Bertanding

Senin, 21 September 2026 - 22:23 WIB

VIVA – Kontingen Thailand mendapat kabar buruk di tengah persaingan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Pebulu tangkis tunggal putri mereka, Pitchamon Opatniputh, dinyatakan positif doping.

Baca Juga

Pitchamon menjadi atlet pertama yang tersandung kasus doping pada Asian Games 2026. Pebulu tangkis berusia 19 tahun itu dinyatakan positif mengandung furosemide berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan International Testing Agency (ITA).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampel Pitchamon diambil dalam tes di luar kompetisi pada 17 September 2026 di Nagoya. ITA kemudian menjatuhkan skorsing sementara yang berlaku segera terhadap atlet peringkat 18 dunia tersebut.

Baca Juga

Dengan sanksi itu, Pitchamon tidak diperbolehkan bertanding, berlatih, melatih, maupun mengikuti kegiatan olahraga selama penyelenggaraan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

"Atlet tersebut dilarang bertanding, berlatih, melatih, atau berpartisipasi dalam kegiatan apa pun selama Asian Games Aichi-Nagoya 2026," tulis ITA dalam pernyataannya, dikutip dari Bangkok Post.

Baca Juga

Pitchamon masih memiliki kesempatan untuk mengajukan keberatan atas skorsing sementara tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Ia juga berhak meminta pemeriksaan terhadap sampel B.

"Atlet tersebut juga memiliki hak untuk meminta analisis sampel B," lanjut ITA.

Furosemide merupakan zat yang termasuk dalam daftar terlarang karena memiliki efek diuretik atau meningkatkan produksi urine. Zat tersebut dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan dengan cepat.

Pitchamon sebenarnya dijadwalkan tampil membela Thailand pada nomor beregu putri dan menghadapi China pada Selasa, 22 September 2026.

Ia merupakan salah satu pemain muda yang menjadi perhatian Thailand. Pitchamon berstatus juara dunia junior 2023 dan kini menempati peringkat 18 dunia.

Thailand Gagal ke Final Voli Putri

Kabar mengenai kasus doping Pitchamon datang ketika Thailand juga harus menerima hasil kurang menggembirakan dari cabang olahraga lain.

Tim voli putri Thailand gagal melaju ke final Asian Games 2026 setelah dikalahkan China pada semifinal di Park Arena Komaki, Senin, 21 September 2026.

Pertandingan berlangsung ketat hingga lima set. China akhirnya menang dengan skor 23-25, 25-21, 25-11, 26-28, 15-6.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil tersebut membuat Thailand kehilangan peluang untuk memperebutkan medali emas Asian Games pertama mereka di cabang voli putri.

China sekaligus membalas kekalahan dari Thailand pada final Kejuaraan Kontinental Putri AVC di Tianjin bulan lalu.

Halaman Selanjutnya

China selanjutnya akan menghadapi pemenang semifinal antara tuan rumah Jepang dan Korea Selatan pada pertandingan perebutan medali emas.