◐

Kapolri Suyudi Kembali Mutasi 3 Kapolda, Ini Daftarnya

Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merotasi tiga jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) dalam mutasi Polri terbaru.

Sebelumnya, Suyudi juga telah lebih dulu 19 jabatan Kapolda, beberapa hari setelah dilantik menjadi Kapolri.

Perombakan tiga Kapolda ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam mutasi tersebut, Kapolda yang berganti yakni Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), dan Kapolda Lampung.

Irjen Agus Wijayanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kaltara, kini dipercaya sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung. Ia menggantikan Irjen Viktor Theodorus Sihombing yang kini menjabat Sahlisosbud Kapolri.

Kemudian, jabatan Kapolda Kaltara yang ditinggalkan Agus, kini dijabat Brigjen Andi Syahriful Taufik. Ia sebelumnya menjabat Irwil V Irwasum Polri.

Selanjutnya, jabatan Kapolda Lampung yang sebelumnya dijabat Irjen Helfi Assegaf kini akan diduduki Brigjen Yustan Alpiani.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

"Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab," kata Johnny dalam keterangannya, Minggu (11/10).

Johnny menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi bagi organisasi. Pengabdian mereka diharapkan menjadi landasan bagi pejabat yang baru untuk meneruskan program serta meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.

Di sisi lain, ia berharap para pejabat baru untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah. Dengan demikian, pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan kesinambungan program yang telah dilaksanakan.

"Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat," tutur dia.

Sebelumnya, sebanyak 19 kapolda diganti oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto selang sehari ia menjabat menggantikan Jendral Listyo Sigit Prabowo. Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Dari 19 kapolda yang diganti itu, enam di antaranya adalah kapolda di Pulau Jawa. Mulai dari Kapolda Banten, Kapolda Metro Jaya hingga Kapolda Jawa Timur.

(dis/gil)