Kanwil KemenHAM Jambi dorong kesetaraan hak dan aksesibilitas bagi komunitas tuli - ANTARA News Jambi
Kota Jambi (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) Jambi, Sukiman menghadiri peringatan Pekan Tuli Internasional (PTI) dan Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (3/10).
Mengusung tema “Merayakan Identitas, Budaya, dan Hak” untuk Pekan Tuli Internasional serta “Mendeklarasikan Hak Asasi Manusia untuk Tuli” untuk Hari Bahasa Isyarat Internasional, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penghormatan terhadap identitas, budaya, serta pemenuhan hak-hak komunitas Tuli.
Kehadiran Kakanwil KemenHAM Jambi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap pentingnya kesetaraan hak dan penguatan lingkungan yang inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas pendengaran dan komunitas Tuli.
Peringatan yang diselenggarakan oleh Panitia PTI dan HBII 2026 Jambi ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif untuk memperkenalkan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo), meningkatkan pemahaman mengenai budaya Tuli, serta mendorong akses informasi yang setara bagi seluruh masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai dan dilanjutkan dengan acara pembukaan serta sambutan. Berbagai agenda turut mewarnai peringatan tersebut, di antaranya pertunjukan Teater Tuli, penyampaian materi oleh Bank Indonesia Provinsi Jambi, serta materi dari Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) mengenai deklarasi hak asasi manusia untuk Tuli.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan kuis bahasa isyarat dan pemutaran film pendek sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap bahasa, budaya, dan kehidupan komunitas Tuli.
Melalui momentum peringatan ini, Kanwil KemenHAM Jambi menegaskan pentingnya pendekatan berbasis hak asasi manusia dalam membangun kehidupan masyarakat yang inklusif. Akses terhadap informasi, komunikasi, pendidikan, dan pelayanan publik yang ramah bagi komunitas Tuli merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesetaraan dan penghormatan terhadap martabat manusia.
Peringatan PTI dan HBII 2026 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas Tuli, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih terbuka, menghapus hambatan komunikasi, serta memastikan setiap individu memperoleh kesempatan dan perlakuan yang setara.
Sebab, kesetaraan bukan hanya tentang memberikan kesempatan yang sama, tetapi juga memastikan setiap orang memiliki akses untuk menggunakan hak-haknya tanpa hambatan.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.