Kakak-beradik asal Indonesia jembatani budaya melalui seni bela diri
Jinan (ANTARA) - Zeela Nebulani dan Zoura Nebulani merupakan kakak-beradik asal Indonesia yang memiliki garis keturunan dari Provinsi Fujian, China.
Dibesarkan dalam lingkungan keluarga praktisi seni bela diri dengan kedua orang tua berprofesi sebagai pelatih seni bela diri profesional, Zeela telah memulai pelatihan seni bela diri sejak usia 6 tahun dan mulai berlatih Tai Chi pada usia 12 tahun.
Pada September 2024, Zeela memulai studi di Universitas Politeknik Rizhao, Provinsi Shandong, China, di mana dirinya mengambil jurusan perdagangan internasional. Terinspirasi oleh kakak perempuannya, Zoura pun menempuh studi di universitas yang sama dan mengambil jurusan serupa pada tahun ini.
Selama menempuh pendidikan di universitas itu, kakak-beradik tersebut tidak hanya memfokuskan diri pada aktivitas akademis, tetapi juga terus menjalani latihan seni bela diri harian mereka. Pada waktu luang, keduanya turut berpartisipasi dalam berbagai pertunjukan budaya di kampus dan aktivitas pertukaran dengan para pemuda asal China dan negara lainnya.
Mereka juga memproduksi video pendek dwibahasa yang menyoroti panorama pesisir Rizhao, tradisi rakyat lokal, serta kehidupan sehari-hari, untuk kemudian dibagikan melalui berbagai platform media sosial di Indonesia. Mereka memperkenalkan budaya Indonesia kepada para dosen dan rekan mahasiswa, sehingga mendorong pertukaran budaya antara China dan Indonesia.
Zeela dan Zoura berharap dapat berperan sebagai jembatan budaya bagi generasi muda di China dan Indonesia, serta berkontribusi dalam mempererat hubungan persahabatan antara kedua negara.




Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.