Jateng raih penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2026
Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima penghargaan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi sebagai provinsi dengan layanan investasi terbaik di Indonesia dalam ajang Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026.
Penghargaan itu diterima langsung oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam acara ALI 2026 di Ruang Nusantara, Gedung Suhartoyo, Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Rabu.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dalam pernyataan di Semarang, Rabu, mengatakan bahwa penghargaan itu menjadi pelecut motivasi untuk meningkatkan pelayanan investasi dan perizinan yang cepat, mudah, dan prima.
"Ini menjadi semangat untuk kita. Sebab, salah satu pintu masuk daripada investasi adalah adanya perizinan cepat, mudah, dan pelayanan prima," katanya.
Dalam kategori itu, Jateng meraih juara ketiga setelah Maluku Utara dan Jawa Timur.
Ia mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras Dinas Penanaman Modal dan Palayanan Satu Pintu (DPMPTSP) dan dukungan dari pemangku kepentingan terkait.
Karena itu, Luthfi meminta kepada seluruh jajarannya untuk meningkatkan kinerja pelayanan perizinan dan investasi seperti petugas harus jemput bola, melayani dengan senyum, banyak bertanya kepada calon investor terkait kebutuhan dan permasalahan yang dihadapinya.
Baca juga: CJIBF 2026 hasilkan rencana investasi Rp19,6 triliun
Baca juga: Pemprov Kaltim gandeng perusahaan di Jateng olah sarang burung walet
Berdasarkan data, realisasi investasi di Jateng pada semester I-2026 mencapai Rp59,94 triliun, terdiri atas penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp25,92 triliun (53,40 persen).
Kemudian, penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp22,62 triliun (46,60 persen), serta investasi UMK sebesar Rp11,40 triliun.
Investasi tersebut berhasil menyerap 213.217 tenaga kerja melalui 55.989 proyek.
Melalui investasi itu, diharapkan terus membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Investasi adalah salah satu cara menumbuhkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kita," kata Luthfi.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Roslan Roeslani mengatakan layanan investasi adalah salah satu kunci bagaimana meningkatkan iklim investasi keseluruhan di Indonesia.
Tujuannya adalah menarik investasi dari dalam dan luar negeri, serta menciptakan lapangan pekerjaan, sebab penciptaan lapangan pekerjaan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama.
Dalam ajang itu, Pemerintah Kabupaten Semarang juga mendapatkan penghargaan layanan investasi, sementara Kabupaten Karanganyar masuk enam besar untuk kategori yang sama.
Baca juga: Kementerian Investasi sebut Jateng jadi primadona investasi
Baca juga: Pemprov Jateng sebut investasi 350 juta dolar AS masuk Batang
Baca juga: Forum Bisnis Investasi Jawa Tengah 2026 hasilkan 40 LoI senilai Rp16 T
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.