Jargas Gresik-Sidoarjo Diperluas, Pemerintah Kejar 1 Juta SR pada 2028
Lukman Nur Hakim Akurat.co
| 21 September 2026, 18:23 WIB

Pemerintah menargetkan pembangunan 1 juta sambungan rumah jargas hingga 2028. Gresik dan Sidoarjo masing-masing mendapat sekitar 7.000 sambungan. - dok. PGN
AKURAT.CO Pemerintah terus mendorong pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga melalui perluasan program jaringan gas bumi rumah tangga (jargas) seiring dengan semakin terkoneksinya infrastruktur gas bumi nasional.
Di Gresik dan Sidoarjo, jargas menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap energi yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta menyampaikan, PGN menyambut baik perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pengembangan jargas di Gresik, Sidoarjo serta wilayah lainnya.
Baca Juga: Jargas Gresik dan Sidoarjo Siap Dialirkan, Harga Tunggu Penetapan BPH Migas
“Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus mendukung pengembangan dan pengelolaan infrastruktur jaringan gas bumi untuk segmen rumah tangga & pelanggan kecil, khususnya atas jaringan gas yang bersumber dari Pemerintah melalui skema APBN, dimana kedepan PGN siap mendukung atas penugasan pengelolaan sesuai dengan peran, mekanisme, dan ketentuan yang ditetapkan,” kata Hery dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).
PGN memiliki pengalaman dalam pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur gas bumi, termasuk aspek asset integrity, keselamatan jaringan, pengelolaan pelanggan, serta pelayanan gas bumi kepada masyarakat. Secara nasional, PGN juga telah melayani lebih dari ±820 ribu pelanggan rumah tangga.
Sejalan dengan program strategis Pemerintah, PGN juga terus mengembangkan pemanfaatan gas bumi melalui berbagai skema infrastruktur, baik jaringan pipa maupun solusi beyond pipeline, termasuk Compressed Natural Gas (CNG) guna menjangkau wilayah dan kebutuhan yang belum dapat dilayani melalui jaringan pipa.
Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM, Agung Kuswardono mengatakan, pembangunan jargas terus dilanjutkan seiring dengan semakin terkoneksinya infrastruktur gas bumi nasional.
Konektivitas jaringan transmisi, salah satunya Pipa Cirebon - Semarang, menjadi salah satu fondasi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi domestik, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga.
Baca Juga: Cerita Gembira Pengguna Jargas: Masak Lebih Praktis dan Aman, Bayar Bisa Online
Untuk tahun 2025-2026, Pemerintah sedang membangun sekitar 119.379 Sambungan Rumah (SR) jargas yang tersebar di 15 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, khusus di kabupaten Gresik dan Sidoarjo telah dibangun masing-masing sekitar 7.000 SR.
“Mulai tahun ini pemerintah akan melakukan pembangunan jargas secara masif, hingga tahun 2028 ditargetkan terbangun jargas sebanyak 1 juta SR," ujar Agung.