Janice Tjen lewati drama tiga set untuk melaju di Cincinnati Open

Jakarta (ANTARA) - Petenis Indonesia Janice Tjen harus melewati pertarungan sengit selama lebih dari tiga jam untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar Cincinnati Open setelah menundukkan Viktorija Golubic dengan 7-6(8), 5-7, 7-5, Senin dini hari WIB.

Janice tampil dalam laga yang berlangsung ketat sejak awal di lapangan keras Cincinnati. Keduanya saling berbalas tekanan dan beberapa kali kehilangan gim servis hingga set pertama harus ditentukan melalui tie-break.

Dalam tie-break yang berlangsung panjang, Janice akhirnya mampu mengatasi perlawanan Golubic dengan skor 10-8 untuk merebut set pembuka.

Golubic tidak menyerah. Petenis Swiss itu bangkit pada set kedua setelah tertinggal 1-4. Ia mampu merebut momentum dan memenangi empat gim beruntun untuk berbalik unggul 5-4 sebelum akhirnya menutup set dengan skor 7-5.

Memasuki set penentuan, Janice langsung memberikan respons dengan merebut keunggulan 3-1. Namun, Golubic kembali menyamakan kedudukan 4-4 dan membuat pertandingan semakin menegangkan.

Baca juga: Janice Tjen masuk unggulan Cincinnati Open 2026

Janice kemudian mendapatkan break penting untuk memimpin 6-5. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan menuntaskan pertandingan pada gim berikutnya dengan skor 7-5.

Pertandingan berlangsung selama 3 jam 14 menit. Statistik WTA juga memperlihatkan betapa ketatnya duel tersebut, dengan kedua petenis sama-sama mengoleksi 126 poin dari total 252 poin yang dimainkan.

Janice mencatat empat ace dan mengonversi enam dari 13 peluang break point. Golubic membukukan satu ace dengan jumlah break point yang berhasil dikonversi sama, yakni enam dari 13 kesempatan.

Selain sektor tunggal, Janice juga turun di ganda bersama petenis Polandia Katarzyna Piter. Mereka akan berhadapan dengan ganda China Zhang Shuai/Jiang Xinyu pada babak pertama yang dijadwalkan Selasa (18/8) WIB.

Baca juga: Eala lanjutkan tren positif di lapangan keras Cincinnati

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.