Jangan Masuk Kulkas! 5 Makanan Ini Lebih Awet Disimpan di Suhu Ruang

Jakarta -

Tidak semua makanan cocok disimpan di kulkas. Beberapa makanan justru bisa berubah rasa dan tekstur jika disimpan di suhu terlalu dingin.

Kulkas memang jadi andalan untuk menjaga makanan tetap segar. Namun, ternyata tidak semua bahan makanan cocok disimpan di dalamnya.

Beberapa makanan justru bisa berubah rasa, tekstur, hingga kualitasnya jika terlalu lama berada di suhu dingin. Cara penyimpanan yang keliru juga bisa membuat bahan makanan lebih cepat rusak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyimpanan di suhu ruang dapat membantu mempertahankan rasa, aroma, dan tekstur sejumlah bahan makanan. Tempat yang sejuk, gelap, dan memiliki sirkulasi udara biasanya lebih ideal.

Dikutip dari Food and Wine (16/8) berikut 5 makanan sebaiknya tidak disimpan di kulkas.

1. Roti

ilustrasi roti tawarilustrasi roti tawar Foto: Getty Images/Sinan Kocaslan

Roti dan sourdough rumahan bisa cepat basi atau kehilangan tekstur. Jika tak langsung habis, sebaiknya jangan menyimpannya di dalam kulkas.

Suhu dingin membuat pati pada roti mengkristal sehingga teksturnya lebih keras. Pakar keamanan pangan menyarankan roti disimpan pada suhu ruang di tempat gelap.

Agar lebih awet, roti bisa disimpan dalam kantong beeswax yang dapat digunakan ulang. Pilihan lain berupa kotak roti berventilasi atau wadah tertutup dengan batu terakota untuk mengatur kelembapan.

2. Kentang

Kentang utuh ternyata cukup sensitif terhadap cara penyimpanan. Hindari kulkas karena paparan cahaya bisa membuat kentang menghijau dan suhu dingin mengubah pati menjadi gula.

Kentang yang menghijau dapat terasa pahit, sementara suhu terlalu dingin membuat rasanya lebih manis. Suhu ideal untuk menyimpannya sekitar 5,5-8,9 derajat Celsius agar tetap segar selama berminggu-minggu.

Jika tak punya ruang penyimpanan khusus, letakkan kentang di tempat yang sejuk dan gelap. Gunakan wadah yang memiliki sirkulasi udara agar kentang tidak cepat bertunas.

3. Tomat

Saus tomatIlustrasi tomat. Foto: Getty Images/carlosgaw

Tomat sebaiknya tidak disimpan di kulkas karena suhu dingin bisa membuat teksturnya lembek dan rasanya hambar. Simpan tomat dalam kondisi belum dicuci agar kualitasnya tetap terjaga.

Letakkan tomat dalam satu lapisan dengan posisi terbalik di atas nampan bambu atau keranjang buah yang memiliki sirkulasi udara. Cara ini disebut bisa membuat tomat bertahan hingga sekitar dua minggu.

Tomat yang sudah dipotong atau diolah menjadi saus baru perlu disimpan di kulkas. Masukkan ke dalam wadah atau stoples kedap udara agar tetap aman dan kualitasnya terjaga.

4. Biji Kopi

Biji kopi, baik utuh maupun bubuk, jangan disimpan di kulkas. Kamu bisa menyimpannya di tempat sejuk dan gelap. Perubahan suhu dapat memicu kondensasi yang membawa kelembapan dan aroma asing.

Wadah transparan juga sebaiknya dihindari karena cahaya dan panas bisa menurunkan kualitas rasa kopi. Biji kopi yang mudah menyerap aroma dapat kehilangan karakter khasnya jika disimpan sembarangan.

Roaster profesional menyarankan wadah yang mampu melindungi kopi dari udara, panas, cahaya, dan kelembapan. Dengan penyimpanan yang tepat, aroma serta cita rasa kopi bisa lebih terjaga.

5. Cokelat

Woman biting a chocolate barIlustrasi cokelat bar. Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Cokelat akan lebih baik disimpan di tempat dengan suhu yang stabil dan tidak sering berpindah suhu. Keluar-masuk kulkas dapat memicu chocolate blooming yang memengaruhi tampilan dan cita rasanya.

Cokelat juga mudah menyerap aroma dari bahan makanan lain. Karena itu, simpan cokelat dalam wadah kedap udara dan sebaiknya terpisah dari makanan beraroma kuat.

Untuk cokelat batang maupun chocolate chips, gunakan wadah tertutup rapat. Stoples kaca kedap udara juga bisa menjadi pilihan agar cokelat tetap segar dan tidak mudah menyerap bau dari dapur.

Halaman 2 dari 2

(raf/adr)