Jangan Asal Pakai! 5 Kebiasaan Ini Bikin Pisau Cepat Tumpul

Jakarta -

Banyak orang masih salah menggunakan pisau dapur. Sebaiknya hindari beberapa kesalahan agar pisau tetap tajam, awet, dan aman digunakan saat memasak.

Pisau menjadi salah satu alat penting di dapur. Namun, cara memakai dan merawatnya ternyata tidak boleh sembarangan.

Kesalahan kecil bisa membuat pisau cepat tumpul atau bahkan rusak. Kebiasaan tertentu juga dapat meningkatkan risiko tangan terluka saat memasak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu penggunaan pisau perlu diperhatikan sejak membeli hingga menyimpannya. Dilansir dari Food Republic, (18/8/2026) ada sejumlah kebiasaan yang sebaiknya mulai dihindari di dapur.

Berikut 5 kesalahan paling umum saat menggunakan pisau dapur:

Woman's hand cut red onions on cutting board in home kitchenMemilih pisau saat memasak juga berpengaruh pada hasil potongan. Foto: iStock

1. Salah Pilih Pisau

Harga mahal bukan selalu pilihan terbaik untuk pisau dapur. Sebaliknya, pisau terlalu murah juga belum tentu awet dan nyaman digunakan.

Pemilihan pisau sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Perhatikan bahan bilah, ukuran gagang, bobot, serta kenyamanan saat digenggam.

Jenis pisau juga perlu disesuaikan dengan tugasnya. Chef's knife cocok untuk banyak bahan, sedangkan pairing knife lebih pas untuk pekerjaan kecil.

2. Tidak Menyimpan dengan Tepat

Menyimpan pisau sembarangan di dalam laci bisa membuat bilah saling berbenturan. Kondisi ini dapat membuat pisau cepat tumpul dan berisiko melukai tangan.

Gunakan tempat khusus seperti blok pisau atau penyimpanan dalam laci. Bilah juga sebaiknya tidak dibiarkan bercampur dengan peralatan dapur lainnya.

Saat membawa pisau, gunakan sarung atau knife roll. Untuk keperluan sesekali, pisau dapat dibungkus kain tebal dan diikat dengan aman.

3. Mencuci Pisau dengan Mesin

Mesin pencuci piring memang praktis untuk membersihkan peralatan dapur. Namun, panas dan benturan selama proses pencucian dapat merusak pisau.

Bilah pisau bisa menjadi tumpul karena terus berbenturan dengan peralatan lain. Gagang juga berisiko rusak akibat panas dan air.

Pisau sebaiknya dicuci secara manual setelah digunakan. Cara ini membantu menjaga ketajaman sekaligus memperpanjang usia pisau.

Kitchen Knive on cutting boardPemilihan talenan yang salah juga dapat mengurangi fungsi pisau. Foto: Getty Images/iStockphoto/vjotov

4. Salah Pilih Talenan

Talenan kaca memang mudah dibersihkan, tetapi permukaannya keras untuk pisau. Setiap potongan dapat membuat bilah lebih cepat kehilangan ketajamannya.

Permukaan kaca juga licin sehingga kurang aman digunakan. Sebaiknya pilih talenan yang lebih ramah terhadap mata pisau.

Pisau yang tumpul juga sebaiknya segera diasah. Pisau tumpul membuat proses memotong lebih sulit dan bisa meningkatkan risiko tangan terpeleset.

5. Jarang Mengasah Pisau

Pisau yang sering digunakan perlu dirawat dengan honing steel secara rutin. Alat ini membantu mengembalikan posisi mata pisau yang sedikit bergeser saat digunakan.

Berbeda dengan mengasah, honing tidak mengikis banyak material dari bilah. Perawatan tersebut membantu mempertahankan performa pisau sebelum benar-benar perlu diasah.

Cara memegang pisau juga penting untuk keamanan. Hindari menaruh jari di atas bilah dan gunakan posisi tangan yang stabil agar jari tidak mudah terkena pisau.

Halaman 2 dari 2

(dfl/adr)