IHSG Tutup Menguat 0,75 Persen ke 6.449, Saham Apa Saja yang Jadi Penggerak?

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026, di zona hijau. Setelah bergerak positif sepanjang perdagangan, IHSG ditutup menguat 47,942 poin atau 0,75 persen ke level 6.449,830.

Baca Juga

Berdasarkan data perdagangan yang diberikan, IHSG sebelumnya dibuka di level 6.448. Indeks kemudian bergerak dengan level terendah 6.448 dan sempat menyentuh posisi tertinggi 6.490 sebelum akhirnya mengakhiri perdagangan di level 6.449,830.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penguatan tersebut menunjukkan sentimen positif masih mewarnai perdagangan saham domestik meski pasar sebelumnya dibayangi sejumlah sentimen eksternal, termasuk pergerakan bursa global dan harga minyak.

Baca Juga

IHSG Menguat, Mayoritas Saham Berada di Zona Hijau

Penguatan IHSG pada perdagangan Selasa tercermin dari pergerakan mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga

Tercatat sebanyak 399 saham menguat, sementara 236 saham melemah. Adapun sebanyak 159 saham lainnya stagnan.

Dengan demikian, jumlah saham yang mengalami kenaikan lebih banyak dibandingkan saham yang terkoreksi pada perdagangan hari ini.

Data pada tangkapan layar perdagangan Bursa Efek Indonesia yang diambil sekitar pukul 15.49 WIB juga menunjukkan indeks Composite berada di zona hijau. Pada saat itu, indeks tercatat di sekitar level 6.462,89 dengan kenaikan 0,95 persen.

Namun, angka tersebut merupakan posisi indeks saat tangkapan layar diambil dan berbeda dengan data penutupan IHSG berdasarkan data RTI yang berada di level 6.449,830 atau naik 0,75 persen.

Transaksi Saham Capai Rp14,67 Triliun

Aktivitas perdagangan saham pada Selasa juga cukup tinggi. Total volume saham yang berpindah tangan mencapai 33,199 miliar saham.

Sementara itu, nilai transaksi saham tercatat sebesar Rp14,674 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 2.181.045 kali.

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada akhir perdagangan tercatat mencapai Rp11.372,088 triliun.

Besarnya aktivitas transaksi tersebut menunjukkan perdagangan berlangsung cukup aktif dengan pergerakan yang didominasi saham-saham yang menguat.

IHSG Sebelumnya Diprediksi Sideways Cenderung Menguat

Sebelum perdagangan berlangsung, IHSG memang diperkirakan bergerak beragam atau sideways dengan kecenderungan menguat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman sebelumnya memperkirakan IHSG memiliki level support di kisaran 6.300-6.330 dan resistance pada 6.450-6.500.

“Diperkirakan support IHSG 6.300-6.330 dan resist IHSG 6.450-6.500,” jelas Fanny dalam risetnya.

Halaman Selanjutnya

Pergerakan IHSG pada perdagangan Selasa akhirnya berada di area resistance yang diperkirakan tersebut. IHSG bahkan sempat mencapai level 6.490 sebelum ditutup pada 6.449,830.