Helikopter Wisata Jatuh di Kenya Utara, Tujuh Orang Tewas Termasuk Pejabat Ekuador dan Jurnalis AS

“Kecelakaan tersebut sedang dalam penyelidikan,” kata KCAA dalam pernyataannya.

Enam penumpang dan seorang pilot berada di dalam helikopter saat kecelakaan terjadi. Komandan Polisi Samburu, David Nkoroi, memastikan seluruh korban meninggal dunia, meski pada awalnya belum mengungkap identitas mereka.

Pejabat Intelijen Ekuador dan Istrinya Jadi Korban

Salah satu korban diketahui merupakan pejabat tinggi Ekuador, Michele Sensi-Contugi, yang menjabat sebagai kepala Pusat Intelijen Nasional Ekuador sejak 2024.

Menteri Transportasi Ekuador Roberto Luque mengonfirmasi bahwa Sensi-Contugi dan istrinya, Stephany Hollihan, termasuk di antara korban.

“Hari ini Michele dan Stephany meninggalkan kami terlalu cepat,” tulis Luque melalui X. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, terutama anak-anak dan orang tua mereka.

Sensi-Contugi yang berusia 42 tahun sebelumnya merupakan seorang pengusaha. Ia juga dikenal sebagai salah satu orang dekat Presiden Ekuador Daniel Noboa ketika negara tersebut menghadapi persoalan keamanan yang serius.

Jurnalis Amerika Serikat Turut Tewas

Korban lainnya adalah Jose Alberto Suarez, jurnalis yang menjabat sebagai presiden sekaligus general manager Telemundo 31, Telemundo 49, dan Telemundo Fort Myers-Naples.

NBCUniversal mengonfirmasi kematian Suarez dalam kecelakaan tersebut.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga menyatakan bahwa lima warga negara AS termasuk di antara tujuh orang yang tewas.

“Kedutaan Besar AS berkomunikasi dengan otoritas setempat dan memberikan bantuan konsuler,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Pemerintah Amerika Serikat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat para korban.

Jatuh di Lereng Gunung Ololokwe

Helikopter tersebut jatuh di kawasan berbatu dan sulit dijangkau di kaki Gunung Ololokwe, salah satu destinasi wisata populer di Kenya.

Pesawat yang digunakan merupakan Eurocopter EC130 B4 dan dioperasikan oleh perusahaan lokal Lady Lori Helicopters. Perusahaan tersebut mengatakan helikopter sedang menjalankan penerbangan charter ketika kecelakaan terjadi.

Para penumpang diketahui merupakan tamu perusahaan perjalanan &Beyond yang menyediakan pengalaman safari di kawasan tersebut.

Lokasi kecelakaan yang berada di medan terjal membuat proses evakuasi berlangsung sulit.

Tropic Air Kenya, operator safari lokal, mengerahkan dua helikopter untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.

Sementara itu, Palang Merah Kenya mengatakan tim tanggap darurat mereka ikut dalam operasi gabungan bersama sejumlah lembaga untuk menjangkau lokasi jatuhnya pesawat.

Tiga Jenazah Masih Terjebak di Reruntuhan

Hingga Rabu malam, tiga jenazah dilaporkan masih berada di dalam bangkai helikopter.

Operasi evakuasi harus dilanjutkan pada Kamis karena api masih menyala di sekitar lokasi kecelakaan, menurut laporan media Kenya Daily Nation.

Penyebab jatuhnya helikopter belum diketahui. Otoritas penerbangan Kenya telah membuka penyelidikan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kecelakaan.

Sumber: Aljazeera