HAN ke-42, Pemkab Bulungan latih ketahanan mental anak sejak dini
HAN ke-42, Pemkab Bulungan latih ketahanan mental anak sejak dini
Kamis, 23 Juli 2026 20:56 WIB
Ratusan anak remaja di Kabupaten Bulungan mengikuti seminar kesehatan mental dan isu sosial dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Gedung Wanita, Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (23/7/2026). (ANTARA/Agus Salam)
Tanjung Selor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar seminar untuk melatih ketahanan mental anak sejak dini.
Seminar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) itu mengangkat tema kesehatan mental dan isu sosial.
“Sub temanya adalah pentingnya melatih mental health remaja,” ujar Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bulungan Andriana, di Gedung Wanita, Tanjung Selor, Kamis.
Andriana menyebutkan pesertanya terdiri dari pengurus Forum Anak Daerah (FAD) mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa/kelurahan.
“Juga dari perwakilan sekolah tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MAN dengan peserta berjumlah sebanyak 350 orang,” katanya.
Melalui seminar ini, lanjutnya, diharapkan remaja dapat memahami pentingnya menjaga mental, mengenal tanda-tanda gangguan mental serta memiliki keterampilan tentang tata cara melatih mental yang sehat dan tangguh dalam menghadapi berbagai isu sosial seperti perundungan (bullying), tekanan akademik dan dampak digitalisasi.
“Tujuan seminar ini adalah meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan mental dan isu sosial, membekali remaja dengan strategi mengelola stres, kecemasan dan tekanan sosial serta mengurangi stigma negatif terhadap kesehatan mental di lingkungan sekolah atau masyarakat,” ungkapnya.
Seminar kesehatan mental dan isu sosial untuk remaja ini dinilai penting oleh Pemkab Bulungan. Sebab, kata Andriana, remaja adalah aset bangsa dan penentu masa depan.
Namun di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika isu sosial, kata Kepala DP3AP2KB Bulungan, saat ini remaja dihadapkan pada tekanan yang luar biasa, baik lingkungan keluarga, sekolah maupun media sosial.
Menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kementerian Kesehatan, sebutnya, menunjukkan satu dari tiga remaja di Indonesia mengalami gangguan kesehatan mental ringan hingga sedang.
“Melatih ketahanan mental sejak dini bukan lagi sebuah pilihan. Melainkan sebuah urgensi dan kebutuhan demi menyelamatkan generasi emas kita. Sebab, kurangnya pemahaman tentang mental health menyebabkan stigma bullying hingga perilaku menyimpang,” katanya.
Bupati Bulungan Syarwani usai membuka seminar tentang kesehatan mental dan isu sosial tersebut mengatakan bahwa seminar ini menjadi ajang untuk mendapatkan informasi, pengalaman dan ilmu bagaimana membangun kualitas diri.
“Masa depan Kabupaten Bulungan lima sampai sepuluh tahun ke depan ada di tangan adik-adik semuanya dan harus disiapkan sejak dini, sejak hari ini,” ujarnya.
Syarwani mengatakan, syarat utama dalam menggapai masa depan secara maksimal tentunya dipastikan diri harus sehat, baik jasmani maupun rohani.
Karena itulah, Pemkab Bulungan menggelar seminar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah (pemda) bahwa ada perhatian dan ada atensi terhadap tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Bulungan.
“Karena kita sangat menyadari bahwa anak-anak Kabupaten Bulungan, adik-adik kita yang ada di ruangan ini adalah aset berharga masa depannya Kabupaten Bulungan,” tuturnya.
Tentu dengan itu, tegasnya, pemda berkewajiban berkontribusi untuk bersama-sama dengan seluruh pemangku kepentingan lainnya memberikan yang terbaik dan menyiapkan masa depan anak-anak yang ada di Kabupaten Bulungan.
“Karena kita yakini adik-adik kita ini adalah merupakan penerus yang nanti akan melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bulungan yang lebih baik, lebih maju untuk kepentingan seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Bulungan,” ujarnya.
Baca juga: 74 Kades di Bulungan tanam pohon dan buah endemik untuk anak cucu
Baca juga: Pemkab Bulungan Hentikan Pelaksanaan WFH Untuk Maksimalkan Pelayanan
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.