Hamas sambut baik pernyataan Trump soal rencana perdamaian Gaza

Hal ini menegaskan komitmen Presiden Trump terhadap gencatan senjata

Kota Gaza (ANTARA) - Gerakan Palestina Hamas menyambut baik pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang menyerukan Israel segera menghentikan serangan terhadap Jalur Gaza.

Hamas juga meminta Trump untuk menekan Israel agar melanjutkan tahap kedua rencana penyelesaian konflik, kata Juru Bicara Hamas, Hazem Qassem, Senin.

"Hamas menyambut baik pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang menyerukan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Gaza. Hal ini menegaskan komitmen Presiden Trump terhadap gencatan senjata," kata Qassem.

Baca juga: Presiden Mesir, menantu Trump bahas Timur Tengah dan Kesepakatan Gaza

Hamas juga menyerukan Trump untuk menekan Israel dan mewajibkan melaksanakan kesepakatan yang telah dicapai terkait tahap kedua dari rencana tersebut, tambah Qassem.

Sebelumnya, Trump menyerukan agar Israel segera menghentikan serangan terhadap Gaza sekaligus menegaskan kembali perlunya melanjutkan upaya untuk menerapkan kesepakatan gencatan senjata.

Pernyataan itu disampaikan Trump di tengah negosiasi untuk beralih ke tahap berikutnya dari rencana perdamaian Gaza.

Baca juga: Menantu Trump akan temui Netanyahu bahas rencana soal Gaza

Pada 9 Oktober 2025, Israel dan Hamas, dengan mediasi Mesir, Qatar, AS, dan Turki, mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza. Kesepakatan itu kemudian difinalisasi dalam KTT Sharm el-Sheikh pada 13 Oktober 2025.

Kesepakatan itu mencakup gencatan senjata, pembebasan sandera yang ditahan di Gaza sebagai imbalan pembebasan tahanan Palestina, peningkatan bantuan kemanusiaan, serta penarikan pasukan Israel secara bertahap.

Namun, kesepakatan itu hingga kini masih belum tuntas, karena kedua pihak masih berselisih mengenai urutan langkah selanjutnya.

Israel menuntut Hamas dilucuti terlebih dahulu sebelum penarikan pasukan lebih lanjut; sedangkan Hamas bersikeras serangan Israel harus dihentikan terlebih dahulu, pasukan Israel ditarik, dan bantuan kemanusiaan dipenuhi.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

​​​​​​​Baca juga: Trump umumkan kesepakatan pelucutan senjata Hamas di Jalur Gaza

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.