◐

Gunung Lokon Kembali Bergejolak, Warga dan Wisatawan Diminta Jaga Jarak

Minggu, 27 September 2026 - 03:00 WIB

Manado, VIVA – Aktivitas vulkanik Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, kembali menunjukkan peningkatan. Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lokon mencatat frekuensi gempa vulkanik dangkal yang fluktuatif dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga

Ketua Pos PGA Lokon Armando Manguleh mengatakan peningkatan kegempaan tersebut masih berkaitan dengan rangkaian aktivitas vulkanik yang terjadi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang mengalami fluktuatif (kegempaan). Ini masih bagian dari rangkaian peningkatan kegempaan beberapa waktu lalu," kata Armando, dikutip Minggu, 27 September 2026.

Baca Juga

Berdasarkan hasil pengamatan pada 25 September 2026, tercatat sembilan kali gempa embusan dengan amplitudo 5-38 milimeter dan durasi 10-68 detik.

Selain itu, Pos PGA Lokon merekam 25 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 2-7 milimeter dan durasi 3-15 detik. Terdapat pula delapan kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 2-40 milimeter dan durasi 19-131 detik.

Baca Juga

Armando menegaskan aktivitas Gunung Lokon saat ini masih berada pada Level II atau Waspada.

"Tingkat aktivitas Gunung Lokon saat ini Level II (Waspada)," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat dan wisatawan diminta tidak mendekati kawasan kawah. Aktivitas juga dilarang dilakukan dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan.

Warga juga diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya letusan maupun hujan abu. Jika hujan abu terjadi, masyarakat disarankan tetap berada di dalam rumah.

Bagi warga yang terpaksa berada di luar rumah saat hujan abu, penggunaan pelindung hidung dan mulut seperti masker serta pelindung mata berupa kacamata dianjurkan.

Peningkatan kegempaan Gunung Lokon telah terlihat dalam beberapa hari sebelumnya. Pada 22 September 2026 tercatat 29 kali gempa vulkanik dangkal.

Jumlah tersebut meningkat menjadi 32 kali pada 23 September, kemudian tercatat 11 kali gempa vulkanik dangkal pada 24 September. Dalam kondisi normal, kegempaan Gunung Lokon diperkirakan berada pada kisaran 10-20 kali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gunung Lokon sebelumnya sempat mengalami peningkatan status. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status Gunung Lokon dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pada 3 September 2025 pukul 12.00 WITA.

Namun, status tersebut kemudian diturunkan kembali menjadi Level II (Waspada) pada 25 Oktober 2025. (Ant)

Gunung Merapi

Malam-malam Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer

Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Sabtu malam, 26 September 2026. Awan panas tersebut meluncur sejauh sekitar 2 kilometer ke arah selatan.

VIVA.co.id

27 September 2026