Gunung Ibu di Maluku Utara erupsi Senin Siang, Sebaran abu vulkanik meluas hingga Teluk Kao - ANTARA News Jawa Barat
Jakarta (ANTARA) - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengkonfirmasi Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati mencapai 400 meter di atas puncak pada Senin.
Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menyampaikan letusan gunung api tersebut terekam tepat pada pukul 11.55 WIT dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi sekitar 46 detik.
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut. Saat ini Gunung Ibu berada pada status Level II Waspada," kata Lana Saria.
Atas kondisi tersebut, Badan Geologi merekomendasikan masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif serta perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara.
Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah saat terjadi hujan abu diimbau menggunakan masker pelindung pernapasan dan kacamata guna mengantisipasi risiko gangguan kesehatan.
Sebagaimana analisis citra satelit RGB Himawari-9 yang dilakukan tim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebaran debu vulkanik meluas mencakup sebagian wilayah Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, hingga Teluk Kao.
Badan Geologi juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) untuk terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici maupun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.
"Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak menyebarkan narasi bohong, serta memantau perkembangan aktivitas Gunung Ibu melalui kanal resmi dan selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah," kata Lana saria.
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.