Gubernur Fakhiri ingatkan pejabat Papua bekerja untuk kepentingan rakyat
Gubernur Fakhiri ingatkan pejabat Papua bekerja untuk kepentingan rakyat
Rabu, 2 September 2026 10:20 WIB
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri saat melakukan pelantikan 16 pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua bertempat Gedung Negara, Kota Jayapura, Papua, Selasa (1/9). (ANTARA/Qadri Pratiwi)
Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius D Fakhiri mengingatkan seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua agar menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan berorientasi pada kepentingan serta manfaat bagi masyarakat.
"Betul-betul melayani rakyat, bukan melayani pimpinan. Semua yang menjadi beban dan tanggung jawab yang harus dikerjakan di OPD untuk kepentingan rakyat," kata Gubernur Fakhiri saat melakukan pelantikan 16 pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemprov Papua di Gedung Negara, Kota Jayapura, Papua, Selasa.
Menurut Fakhiri, keberhasilan seorang pejabat tidak diukur dari lamanya menduduki jabatan maupun banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari seberapa besar perubahan dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
"Oleh sebab itu prinsip tersebut harus menjadi pedoman bagi seluruh pejabat dalam melaksanakan program dan pelayanan pemerintahan di masing-masing OPD," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar pejabat yang baru dilantik agar mempercepat pelaksanaan program kerja mengingat waktu pelaksanaan anggaran 2026 semakin terbatas.
"Kami berharap pada November 2026 sebagian besar program yang menjadi tanggung jawab OPD sudah dapat diselesaikan dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan," katanya.
Dia berharap pada November semua yang telah lakukan, baik program maupun yang lain, sudah 85 sampai 90 persen dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.
"Untuk itu setiap pimpinan OPD segera melakukan konsolidasi, memahami persoalan di lingkungan kerjanya, serta memperkuat koordinasi agar pekerjaan tidak berjalan lambat," ujarnya.
Dia menjelaskan pembangunan Papua tidak mungkin hanya dilakukan oleh satu perangkat daerah atau kelompok tertentu. Karena itu diperlukan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, serta seluruh elemen masyarakat.
"Mulai hari ini segera bekerja, lakukan konsolidasi. Pahami persoalan di lingkungan kerja masing-masing, perkuat koordinasi dan hadir sebagai pemimpin," katanya.
Pihaknya juga terus membenahi tata kelola pemerintahan. Pembenahan tersebut telah mencapai sekitar 75 persen dan akan dilanjutkan hingga jenjang jabatan di bawahnya.
"Saya berharap ke depan penempatan pejabat terus dapat dilakukan melalui sistem manajemen talenta sehingga prosesnya lebih terukur dan sesuai kompetensi," ujar Gubernur Papua Mathius D Fakhiri.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026