Goal Aksis Cimahi lolos ke final Hydroplus Soccer League di Kudus
Goal Aksis Cimahi lolos ke final Hydroplus Soccer League di Kudus
Sabtu, 11 Juli 2026 12:19 WIB
Kiper Tim Goal Aksis asal Kota Cimahi, Jawa Barat, Elbian Defika Aryasatya berhasil menepis tendangan penalti pemain kelima Mojang Priangan pada drama adu penalti pada laga semifinal kategori U-15 Hydroplus Soccer League All-Stars 2026 di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (11/7/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Kudus (ANTARA) - Tim sepak bola putri Goal Aksis Cimahi memastikan langkah ke babak final kategori U-15 Hydroplus Soccer League All-Stars 2026 setelah menyingkirkan Mojang Priangan melalui adu penalti dengan skor 3-2, usai bermain imbang 1-1 di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu.
Pertandingan tersebut berlangsung sengit sejak menit awal dengan kedua tim sama-sama tampil menyerang.
Mojang Priangan berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Kirani Hedda pada menit ke-24 dan mempertahankan skor 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Goal Aksis asal Kota Cimahi, Jawa Barat itu, meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil setelah berhasil menyamakan kedudukan melalui situasi sepak pojok pada menit-menit akhir pertandingan. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan sehingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam babak adu penalti, Goal Aksis sukses mencetak tiga gol, sedangkan Mojang Priangan hanya mampu mengonversi dua tendangan menjadi gol dari lima kesempatan.
Pelatih Kepala Goal Aksis Budi Suparlan di Kudus, Sabtu, mengatakan ketenangan para pemain menjadi faktor utama keberhasilan timnya meraih kemenangan.
"Jika bermain lebih tenang, apa pun hasilnya kemampuan akan keluar 100 persen. Sebaliknya ketika tidak tenang justru kemampuan terbaiknya tidak akan muncul. Alhamdulillah para pemain bisa menjalankan instruksi pelatih," ujarnya.
Menurut dia saat tertinggal 0-1 di babak pertama, dirinya meminta para pemain tetap fokus menghadapi pertandingan dan tidak memikirkan hasil akhir karena masih memiliki waktu 35 menit pada babak kedua untuk membalikkan keadaan.
Instruksi tersebut mampu dijalankan dengan baik hingga Goal Aksis berhasil menyamakan kedudukan menjelang laga usai, kemudian memenangkan adu penalti.
Budi mengungkapkan tim pelatih sebelumnya juga telah menyiapkan para eksekutor penalti sehingga para pemain tinggal menjaga kesiapan mental saat berada di lapangan.
Meski ada pemain yang gagal menjalankan tugasnya, pihaknya menegaskan komposisi penendang penalti akan tetap dipertahankan apabila final kembali ditentukan melalui adu penalti.
Sementara itu, Pelatih Kepala Mojang Priangan Imam Sujagad mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang dinilai telah tampil maksimal dan menjalankan strategi yang telah disiapkan.
"Kami sempat unggul di babak pertama, tetapi kebobolan pada lima menit terakhir babak kedua dan akhirnya kalah melalui adu penalti. Anak-anak sudah berjuang keras," ujarnya.
Ia mengakui tim pelatih telah menganalisis kekuatan Goal Aksis sebelum pertandingan. Namun, setelah kebobolan, mental para pemain sempat menurun sehingga mempengaruhi permainan tim.
Meski gagal melaju ke final, Imam meminta anak asuhnya tidak berkecil hati karena masih banyak kompetisi yang akan dihadapi dan menjadi kesempatan untuk tampil lebih baik.
Kapten Mojang Priangan Nafeeza Ayasha Nori mengaku dirinya bersama rekan-rekannya telah memberikan kemampuan terbaik, meski belum berhasil membawa tim lolos ke final.
Ia berharap ajang HPSL All-Stars 2026 menjadi wadah bagi pesepakbola putri muda untuk berkembang dan mendapat perhatian dari tim pencari bakat Timnas Putri Indonesia.
"Mudah-mudahan di antara kami ada yang dilirik oleh talent scouting Timnas Putri Indonesia. Saya juga senang ada turnamen yang bisa membuat pemain sepak bola perempuan semakin berkembang," ujarnya.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.