Genre horor mendominasi pendaftar FFI 2026 - ANTARA News Jawa Timur

Jakarta (ANTARA) - Ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI) 2026 Ario Bayu mengatakan genre horor mendominasi pendaftar Festival Film Indonesia (FFI) 2026.

“Tapi memang ya rata-rata yang disubmit secara keseluruhan gitu ya, sebelum masuk ke 25 besar memang banyak di antaranya horor,” ujar Ario kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Menurut Ario, hal itu terlihat dari hasil produksi film Indonesia pada tahun lalu dan tahun ini, terdapat tiga genre yang paling banyak diproduksi termasuk horor.

“Sebenarnya jujur ya top 3-nya mau tidak mau kita lihat aja deh dari tahun lalu dan tahun ini dari hasil produksi film di Indonesia. Memang nomor satu genrenya genre horor,” kata dia.

Genre lainnya yang banyak diproduksi film di Indonesia seperti komedi dan drama, termasuk yang menggabungkan beberapa genre seperti horor-drama maupun horor-komedi.

Ario menilai tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap film horor tidak terlepas dari kedekatan budaya. Film, menurut Ario, merupakan cerminan kebudayaan masyarakat percaya dengan hal klenik.

“Jadi ya mau enggak mau kalau kita lihat dari aspek namanya product market fit-nya, jadi ya market kita sukanya horor karena rata-rata kita juga orang-orang yang superstitious atau senang dengan hal-hal mistis, mau enggak mau ya seleranya jatuhnya kepada genre horor,” imbuh dia.

Menurut Ario, industri film tetap harus berinovasi karena jika genre horor terus berisiko memunculkan kebosanan atau kejenuhan.

Ia melihat munculnya berbagai perpaduan genre, seperti horor-drama sebagai bentuk inovasi sekaligus kekuatan film Indonesia.

“Menurut aku justru itu kebalik sih. Justru ya kenapa itu menjadi laku ya karena emang selera kita. Cuma ya kita bikin aja horor yang mungkin lebih advanced atau lebih inovatif,” imbuh dia.

Sebelumnya, Komite Festival Film Indonesia (FFI) 2026 mengumumkan daftar film cerita panjang yang terdiri atas15 film meliputi film Abadi Nan Jaya, Badut Gendong, Dopamin, Ghost in the Cell, Ikatan Darah, Monster Pabrik Rambut, Na Willa, Nobody Loves Kay, Operasi Pesta Copet, Para Perasuk, Semua Akan Baik-Baik Saja, Senin Harga Naik, Surat Untuk Masa Mudaku, Tukar Takdir dan Tunggu Aku Sukses Nanti.

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.