Garudayaksa FC percaya diri hadapi Arema FC
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic mengatakan tim asuhannya percaya diri menghadapi Arema FC pada pekan kelima BRI Super League di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu sore.
Dikutip dari laman resmi I.League, Sabtu, Milos menjelaskan saat ini Garudayaksa FC tengah memburu kemenangan perdana mereka pada kompetisi BRI Super League musim ini.
"Kepercayaan diri pemain masih dalam bentuk yang bagus dan harus terus dibangun. Saya percaya pada mereka, mereka harus saling percaya satu sama lain, dan percaya pada tim," ungkap Milos.
Milos menjelaskan tantangan terbesar dalam beberapa laga awal adalah belum bisa menurunkan kekuatan terbaiknya secara utuh, terlebih, pada pertandingan terakhir, mereka harus menelan kekalahan meski sudah tampil dengan skuad penuh dan menciptakan banyak peluang.
Baca juga: Milos Joksic: Garudayaksa bukan underdog di Super League
Pelatih berkebangsaan Serbia itu mereka membangun tim ini dalam empat pertandingan belum bisa tampil dengan kekuatan penuh dan ketika skuad telah lengkap, Garudayaksa FC malah banyak membuang peluang.
"Kami bersama-sama sebagai sebuah keluarga, dan kami percaya hari-hari buruk itu sudah di belakang kami. Di masa depan, kami akan mulai menang," jelas Milos.
Mengenai Arema FC, Milos memberikan rasa hormat yang tinggi kepada Singo Edan dan meminta anak-anak asuhnya untuk mewaspadai ketajaman lini serang skuad asuhan Marcos Santos.
Meski menyadari ancaman yang dapat diberikan oleh Arema FC, Milos menilai pertandingan tersebut merupakan kesempatan Garudayaksa FC untuk menunjukkan kebangkitan.
"Saya berharap besok kami bisa bermain sedikit lebih baik dan menciptakan banyak peluang untuk memenangkan pertandingan. Ini sangat penting bagi kami untuk tumbuh sebagai tim dan sebagai pemain," pungkas Milos.
Baca juga: Pelatih Garudayaksa puas bawa pulang satu poin dari kandang Persebaya
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.