Ganda Putra Indonesia Raih Tiga Gelar Beruntun, BNI Apresiasi PBSI

Jakarta, CNN Indonesia --

Sektor ganda putra Indonesia mencatatkan tiga gelar dalam tiga turnamen BWF World Tour secara beruntun setelah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjuarai Taipei Open 2026 di Taipei Arena, Minggu (2/8).

Pasangan Leo/Daniel keluar menjadi juara setelah mengalahkan pasangan Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai melalui dua gim dengan skor 23-21 dan 21-19 dalam laga final.

Kemenangan tersebut melanjutkan tren positif sektor ganda putra Indonesia setelah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri meraih gelar Japan Open dan China Open 2026 pada dua turnamen sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rangkaian prestasi itu menunjukkan konsistensi ganda putra Indonesia dalam menghadapi persaingan di level internasional. Gelar Taipei Open juga menjadi titel kedua Leo/Daniel sejak kembali dipasangkan, setelah sebelumnya menjuarai Thailand Open 2026.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sebagai mitra strategis Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) turut mengapresiasi capaian para atlet yang dinilai lahir dari proses pembinaan yang berkelanjutan.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, tiga gelar beruntun tersebut memperlihatkan kedalaman kekuatan sektor ganda putra Indonesia serta kemampuan atlet menjaga daya saing di tengah ketatnya persaingan bulu tangkis dunia.

"Kami mengucapkan selamat kepada Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin atas keberhasilan meraih gelar Taipei Open 2026. Prestasi ini melengkapi rangkaian capaian ganda putra Indonesia dalam tiga turnamen terakhir dan menjadi buah dari kerja keras atlet, pelatih, serta seluruh ekosistem pembinaan bulu tangkis nasional," ujar Okki dalam keterangan tertulis dikutip Selasa (4/8).

Menurut Okki, keberhasilan tersebut juga mencerminkan pentingnya pembinaan yang konsisten, regenerasi atlet, serta kesempatan bertanding di berbagai turnamen internasional.

BNI sebagai mitra PBSI akan terus mendukung penguatan ekosistem bulu tangkis nasional agar para atlet memiliki fondasi yang memadai untuk berkembang dan mempertahankan prestasi di tingkat dunia.

"Prestasi para atlet tidak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa disiplin, kerja keras, dan konsistensi dalam menjalani proses dapat menghasilkan pencapaian yang membanggakan," katanya.

Memasuki usia ke-80 dengan mengusung semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI terus memperkuat perannya dalam pengembangan talenta Indonesia.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, perseroan memandang peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi penting untuk memperkuat daya saing bangsa.

BNI berharap keberhasilan meraih tiga gelar ganda putra dalam tiga turnamen secara beruntun dapat menjadi momentum untuk menjaga konsistensi prestasi sekaligus memperkuat regenerasi atlet.

Melalui kolaborasi bersama PBSI, perseroan akan terus mendukung upaya menghadirkan lebih banyak atlet Indonesia yang mampu bersaing dan meraih prestasi di panggung internasional.

(inh)