Gagal ke Final Piala Dunia, Tuchel Soroti DNA Inggris
Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Inggris Thomas Tuchel menyoroti DNA timnas Inggris seiring kegagalan mereka lolos ke final Piala Dunia 2026 akibat kalah dari Argentina di babak semifinal.
Inggris harus mengubur mimpi mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Sempat unggul 1-0 hingga memasuki 10 menit terakhir, tiket final Piala Dunia lenyap dari tangan karena gol dari Enzo Ferrnandez dan Lautaro Martinez.
Hasil tersebut membuat kritik banyak dialamatkan pada Thomas Tuchel. Dalam wawancara dengan Sky News, sehari setelah pertandingan, Tuchel menyoroti DNA timnas Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Eks Timnas Jerman Heran Lihat Taktik Inggris saat Dihajar Argentina
- Final Piala Dunia 2026: Juara Piala Eropa vs Jawara Copa Amerika
- 3 Legenda Liga Inggris Ramai-ramai 'Rujak' Thomas Tuchel
"Kami tak mampu menghentikan mereka yang datang dari lini kedua, gelandang mereka. Kami seharusnya bisa merebut bola, karena bila tidak kami tentu tidak bisa mematahkan tekanan mereka dan kami tidak bisa mengambil momentum yang ada."
"Saya pikir penguasaan bola bakal memainkan peranan penting, dan mungkin itu tidak ada dalam DNA kami seperti halnya itu ada di DNA timnya Spanyol, atau seperti halnya DNA Argentina dan Brasil yang selalu ingin mengambil bola lalu menguasai permainan dengan bola di kaki mereka," ucap Tuchel.
Tuchel kembali menegaskan bahwa Inggris yang terlihat bertahan total itu bukan lantaran rencana yang ia susun. Kondisi itu terjadi karena situasi di lapangan.

"Saya belum melihat data, tetapi saya pikir setelah gol [Gordon] terjadi, momentum berubah total dan penguasaan bola kami menurun drastis."
"Kami tidak lagi bisa melakukan duel, itulah alasan kami terlihat terus bertahan lebih dalam. Itu bukan sebuah rencana tetapi itulah yang terjadi," kata Tuchel.
Inggris masih menyisakan satu laga lagi yaitu duel perebutan tempat ketiga. Inggris akan menghadapi Prancis di laga tersebut.
[Gambas:Video CNN]
(ptr/rhr)
Add
as a preferred
source on Google