Foto: Tory Burch Spring/Summer 2027, Estetika Feminin yang American Pragmatism
Daniel Ngantung - wolipop
Kamis, 17 Sep 2026 18:45 WIB
New York City - Tory Burch memadukan feminitas opulen dengan karakter praktis khas gaya Amerika. Tory mengeksplorasi cara wanita memadukan berbagai elemen dalam busana.
“Opulent femininity meets American pragmatism, seen through the collector’s eye,” demikian Tory Burch menggambarkan koleksi terbarunya. Menurutnya, koleksi yang dipresentasikan di New York Fashion Week baru-baru ini mengeksplorasi psikologi perempuan dalam memadukan berbagai hal, dengan menempatkan keindahan, kegunaan, dan humor dalam satu kesatuan. (Foto: Dan Lecca)
Dari sisi siluet, Tory Burch menawarkan perpaduan antara busana yang sporty dan tailoring. Athletic knit hadir berdampingan dengan rok berpotongan hip-slung, celana berdetail drawstring, serta kemeja patch-pocket yang menjadi kanvas untuk warna dan ornamen. (Foto: Dan Lecca)
Opera coat juga tampil dengan konstruksi yang dibuat menyerupai trench coat favorit, sementara tailoring hadir dengan garis yang sedikit bergeser dari konstruksi konvensional. Hasilnya adalah tampilan yang tetap terstruktur tetapi terasa lebih santai. (Foto: Dan Lecca)
Material menjadi salah satu fokus utama koleksi. Wol menswear dibuat lebih ringan dengan sentuhan silk, sementara paper cotton dicelup dan dicuci. Wallpaper jacquard dilapisi silk dan fils coupés, beach terrycloth diterjemahkan ke dalam material chenille, serta crepe de chine diberi efek drape yang cair. (Foto: Dan Lecca)
Untuk palet warna, Tory Burch menghadirkan kombinasi yang optimistis. Warna-warna seperti coral, turquoise, violet, mint, vermillion, dan butter yellow menjadi aksen yang dipadukan dengan cokelat tua serta warna-warna netral bernuansa dingin. (Foto: Dan Lecca)
Permainan detail juga dibuat maksimal. Koleksi ini menampilkan bordir metalik, cardigan dengan flocked pie-crust, serta benang polkadot. Elemen bulu yang dibuat secara painterly kemudian ditempatkan pada scarf dan pompom, dikenakan di bahu maupun pada tas untuk menciptakan kesan dekoratif yang ekspresif. (Foto: Dan Lecca)
Di kategori aksesori, Tory Burch memperkenalkan Lee Radziwill shopper yang terinspirasi dari paper bag dengan ultra-thin straps. Ada pula shoulder bag dengan detail kiss-lock pouch. (Foto: Dan Lecca)
Label yang didirikan pada 2004 ini juga melanjutkan kolaborasi dengan perajin dari kawasan Artisan de Marasim di India melalui koleksi Handwoven Basket Tote dalam pilihan warna dan motif baru. (Foto: Dan Lecca)
Untuk sepatu, inspirasi datang dari cara kain membungkus tubuh. Peep-toe pumps dan Venetian-style slippers dibuat dengan konstruksi yang membungkus dan melipat secara elegan di sekitar kaki. Leather cord ditenun menjadi slingback, sementara thong dihiasi detail mother-of-pearl, beads, dan faux shark teeth. Beberapa gaya juga menampilkan sol dengan sentuhan lukis tangan serta detail spiral pada bagian hak. (Foto: Dan Lecca)
Sementara itu, kalung manik-manik klasik Tory Burch mendapat interpretasi baru melalui susunan resin beads, knotted nylon, dan bola brass yang dapat dibuka untuk memperlihatkan batu di bagian dalam. Koleksi aksesori juga dilengkapi sunglasses dengan metal speed frames dan safety goggles berdesain quirky. (Foto: Dan Lecca)
(Daniel Ngantung)
Tags
Lihat lainnya
WOli Best Buy