Fly Over Teluk Lamong Selesai Dibangun, Pelindo Siapkan Tahap Operasional |Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) mulai mempersiapkan tahap praoperasi Fly Over Teluk Lamong (FOTL) setelah pembangunan fisik infrastruktur tersebut rampung 100 persen. Infrastruktur penghubung menuju Terminal Teluk Lamong itu diproyeksikan meningkatkan kelancaran arus logistik sekaligus memperkuat konektivitas kawasan industri dan pelabuhan di Jawa Timur.

Fly Over Teluk Lamong menghubungkan Terminal Teluk Lamong dengan jaringan jalan utama di sekitarnya. Saat ini proyek memasuki tahap persiapan operasional sebelum dapat dimanfaatkan secara penuh untuk mendukung aktivitas logistik dan kepelabuhanan.

Pengembangan FOTL menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antara pelabuhan, kawasan industri, pusat distribusi, dan jaringan transportasi utama. Integrasi tersebut diharapkan meningkatkan efisiensi distribusi barang, mengurangi hambatan logistik, serta memperlancar rantai pasok di kawasan hinterland pelabuhan.

Sebagai anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan kawasan berbasis pelabuhan, PSL melalui PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) terlibat dalam persiapan praoperasi FOTL. Persiapan tersebut mencakup aspek teknis, operasional, keselamatan, dan tata kelola agar pengoperasian berjalan sesuai standar.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dewi Fitriyani mengatakan, pembangunan akses menuju kawasan pelabuhan menjadi faktor penting untuk meningkatkan efisiensi logistik sekaligus memperkuat ekosistem kepelabuhanan.

“Pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan kawasan. Karena itu, PT PSL akan terus mendukung pengembangan infrastruktur dan konektivitas yang memperkuat integrasi kawasan pelabuhan dengan aktivitas industri, perdagangan, dan layanan kepelabuhanan sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional maupun daerah,” ujar Dewi dalam siaran pers, Selasa (14/7/2026).

Ke depan, Fly Over Teluk Lamong direncanakan terhubung dengan Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB), akses Gelora Bung Tomo, dan Tol Romokalisari. Integrasi tersebut diharapkan memperkuat konektivitas kawasan hinterland, mempercepat distribusi barang, serta meningkatkan efisiensi logistik di Jawa Timur dan sekitarnya.

PSL menyatakan akan terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan konektivitas berbasis pelabuhan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem logistik yang lebih terintegrasi dan berdaya saing.