FIFA Akhirnya Bikin Klarifikasi soal Jual Saham Piala Dunia: Tidak Ada yang Berniat Menjual Sepak Bola

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:28 WIB

VIVA – FIFA akhirnya membuat klarifikasi soal program FIFA Forward Enterprise (FFE) dengan cara menjual saham Piala Dunia. Namun, hal ini bukanlah upaya untuk menjual sepak bola, menurut mereka.

Baca Juga

Program yang diinisiasi Gianni Infantino ini ditentang oleh Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan CONCACAF. Keputusan FIFA untuk menjual saham Piala Dunia, meski minoritas, dianggap sebagai sesuatu yang sudah terlewat batas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

UEFA menekankan bahwa ke-55 anggotanya berdiri bersama untuk menolak penawaran ini. Entah Piala Dunia atau kompetisi FIFA lainnya, UEFA akan menolak rencana semacam ini karena dianggap tidak bisa dijual.

Baca Juga

“UEFA dan 55 asosiasi anggotanya bersatu. Kami dengan suara bulat dan tanpa ragu menolak proposal FIFA untuk mentransfer kepemilikan saham di Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta,” demikian pernyataan UEFA pada Kamis (30/7/2026).

“Piala Dunia tidak dapat diperlakukan sebagai produk investasi. Ini adalah salah satu warisan olahraga terbesar dalam sepak bola. Piala Dunia telah dibangun selama beberapa generasi oleh para pemain, tim nasional, dan pendukung di setiap benua. Tidak ada bagian darinya yang boleh diserahkan kepada investor swasta. Piala Dunia tidak untuk dijual,” tambahnya.

Baca Juga

FIFA akhirnya merespons kembali reaksi publik yang banyak menentangnya. Mereka memberikan klarifikasi mengenai program FFE melalui pengumuman resmi media sosial X pada Jumat (31/7/2026).

FIFA membantah bahwa FFE adalah cara untuk menjual sepak bola. Mereka menekankan bahwa ini bukanlah sesuatu yang sesuai dengan visi mereka.

“FFE diusulkan semata-mata untuk memastikan bahwa semua Asosiasi Anggota FIFA (MA) memiliki kesempatan untuk mengambil kepemilikan yang berarti atas peluang komersial sepak bola di negara masing-masing, dan bahwa hal ini tidak mengorbankan semangat atau tata kelola FIFA atau sepak bola itu sendiri,” demikian pengumuman resmi FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak ada yang menjual sepak bola. Ini bukanlah sesuatu yang akan pernah dipertimbangkan FIFA,” tambahnya.

FIFA menjelaskan bahwa FFE akan memindahkan urusan komersial FIFA kepada organisasi anak perusahaan yang tetap dikendalikan oleh mereka. Nilai penjualan ini akan dibagi secara merata kepada 211 anggota FIFA di seluruh dunia.

Halaman Selanjutnya

Setiap anggota akan menerima dana FIFA Forward senilai 20 juta dolar Amerika Serikat (Rp361 miliar) untuk empat tahun kedepan, yaitu dari 2027 hingga 2030.